Kabar BUMN - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong semangat kemandirian anak-anak disabilitas melalui Rumah Inklusif Kebumen.
Di Rumah Inklusif Kebumen, anak-anak disabilitas ini mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan membatik mereka yang dapat menjadi sumber penghidupan berkelanjutan.
PNM tak hanya hadir dengan bantuan seperangkat alat membatik, tetapi juga melalui program pendampingan dan pemberdayaan yang menanamkan kepercayaan diri dan keterampilan kewirausahaan.
Baca Juga: Agrinex 2025: UMKM Binaan Pertamina Catat Transaksi Rp206 Miliar dan Tembus Pasar Global
Inisiatif ini sejalan dengan program Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi inklusif.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengajak seluruh masyarakat untuk menerima difabel dengan sangat terbuka.
Ia juga berkomitmen memperbanyak rumah pemberdayaan disabilitas agar pemahaman mengenai kesetaraan dapat tersebar semakin luas.
"Rumah inklusif dapat menjadi contoh merangkak dari bawah, tumbuh keyakinan, kemandirian, ketekunan pengorbanan untuk mewujudkan harapan keluarga difabel," jelas Muhaimin.
Rumah Inklusif Kebumen menjadi ruang belajar sekaligus tempat berdaya bagi para keluarga dengan anak disabilitas.
Kegiatan membatik bukan sekadar keterampilan, tetapi juga terapi emosional dan sarana untuk menunjukkan bahwa keberdayaan bisa tumbuh dari kepedulian.
Baca Juga: Perluas Bisnis Katering, KAI Services Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mabes Polri
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan, pemberdayaan kelompok rentan seperti ini merupakan bagian penting dari komitmen PNM untuk membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.
“Setiap keluarga memiliki potensi untuk berkembang. Orang tua dari anak disabilitas menunjukkan kekuatan yang luar biasa karena mereka tidak hanya merawat, tetapi juga berjuang menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Arief.