tjsl

Warga Pulau Komodo Rasakan Manfaat Program Berkelanjutan Hutama Karya

Rabu, 12 November 2025 | 15:00 WIB
Hutama Karya menghadirkan arti keberlanjutan lewat aksi kecil yang berdampak besar bagi masyarakat Pulau Komodo.

Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan lewat program kolaborasi TJSL BUMN “Ata Modo” di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Bersama 26 BUMN lainnya, program ini berfokus pada penyediaan air bersih, peningkatan pendidikan, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebagai wilayah kepulauan, masyarakat Pulau Komodo masih menghadapi keterbatasan air tawar dan fasilitas pendidikan yang belum memadai.

Baca Juga: Jaga Keberlanjutan Program Gayatri, PEP Sukowati Rangkul KPM dalam FGD Evaluatif

Melalui “Ata Modo”, BUMN menghadirkan solusi nyata.

Mulai dari revitalisasi sarana air bersih dan sanitasi untuk 50 keluarga, renovasi SMKN Restorasi Pulau Komodo, pembangunan rumah kelola sampah, hingga reboisasi tanaman produktif.

Di bidang pendidikan, program ini juga menghadirkan pelatihan bagi guru, pengadaan fasilitas TIK, sarana olahraga, seni serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SD hingga SMK.

Baca Juga: Libur Akhir Tahun ke Bali Makin Gampang, DAMRI Buka Open Trip Murah Meriah!

Tak hanya itu, masyarakat juga didorong untuk lebih mandiri lewat pelatihan pengolahan limbah rumah tangga dan sampah bernilai ekonomi, serta bantuan alat usaha seperti mesin kopi dan tenda usaha.

Menurut Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, keberlanjutan bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tapi juga menumbuhkan kehidupan di sekitarnya.

“Melalui program ‘Ata Modo’, kami menerjemahkan nilai ESG dalam bentuk aksi nyata yang menghadirkan air bersih, pendidikan, gizi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Pulau Komodo,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Sekadar Terangi Desa, PLN Juga ‘Menyinari’ Ladang Bunga Krisan di Tomohon

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Komodo, Haji Aksan, mengapresiasi peran BUMN yang telah membantu warga hidup lebih sehat dan mandiri.

“Sekarang masyarakat bisa hidup lebih sehat, sekolah lebih baik, dan ekonomi tumbuh lewat produk olahan lokal yang diminati wisatawan,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini