Kabar BUMN - PT Wijaya Karya Serang Panimbang melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “TJSL Hijauku, Harapanku” di SDN Cimaung 4.
Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen berkelanjutan terhadap lingkungan dan masyarakat yang terdampak pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang.
SDN Cimaung 4 sendiri salah satu sekolah yang berada di area terdampak pembangunan jalan tol Serang-Panimbang.
Baca Juga: Pemulihan Pascabencana Aceh Jadi Perhatian TelkomGroup, Infrastruktur Jaringan Dipercepat
Program “TJSL Hijauku, Harapanku” bertujuan untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar fasilitas pendidikan.
Rangkaian acara dimulai dengan pemberian materi edukasi mengenai pentingnya penghijauan bagi ekosistem kepada para siswa dan tenaga pendidik.
Puncak kegiatan ditandai dengan aksi nyata berupa penanaman 100 bibit pohon di area sekitar sekolah.
Baca Juga: Women In TINS Series Warnai Peringatan Hari Ibu di Lingkungan PT TIMAH Tbk
Tidak hanya itu, sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, perusahaan juga menyerahkan bantuan sarana kebersihan berupa tempat sampah terpisah untuk kategori organik dan anorganik.
Direktur Keuangan & Human Capital PT Wijaya Karya Serang Panimbang San Oktavia Hari Akbar menyampaikan, program TJSL ini merupakan perwujudan nyata dari filosofi perusahaan dalam berinvestasi pada modal manusia dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, melalui program 'Hijauku, Harapanku', WIKA Serang ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan pelestarian alam.
Baca Juga: Pascabencana Banda Aceh, PLN Hadirkan Tambahan Daya 15 MW dari PLTD Krueng Raya
Kehadiran 100 pohon baru di SDN Cimaung 4 ini diharapkan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang.
“Kami berharap inisiatif ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, sehingga generasi muda di Banten dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, selaras dengan kemajuan yang dibawa oleh Tol Serang-Panimbang," ujar San Oktavia.***