“Penghasilan kami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Saat jaring rusak, membeli yang baru terasa berat karena harganya tidak sesuai dengan pendapatan kami,” jelasnya.
Baca Juga: InJourney Hospitality Borong Dua Penghargaan di PRIA 2026, Tegaskan Komitmen Transparansi
Dengan adanya tambahan jaring baru, para nelayan tidak hanya bisa mengganti jaring yang rusak, tetapi juga menambah jumlah jaring yang digunakan saat melaut.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus berdampak langsung pada kenaikan pendapatan mereka.
Penyaluran bantuan alat tangkap ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT Timah Tbk dalam memberdayakan masyarakat pesisir serta mendukung ketahanan ekonomi nelayan di wilayah operasional perusahaan. ***