tjsl

PalmCo Mendongkrak Produksi Pandai Besi Kampar Hingga 10 kali lipat

Senin, 13 April 2026 | 10:30 WIB
Program TJSL PTPN IV PalmCo mendorong lonjakan produksi sentra pandai besi Desa Teratak, Kampar, Riau hingga 10 kali lipat pada 2026. (DOK. PTPN IV PalmCo)

Kabar BUMN - PTPN IV PalmCo membantu peningkatan kapasitas produksi sentra pandai besi di Desa Teratak, Kabupaten Kampar, Riau, hingga 10 kali lipat.

Dari sebelumnya memproduksi 3.000-an unit alat perkebunan per bulan, setelah kontribusi PalmCo melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), para perajin kini mampu menghasilkan hingga 30.000 unit per bulan.

Ketua kelompok usaha Mola Maju Basamo, Desrico Apriyus mengatakan, peningkatan kapasitas ditopang penyerapan produk oleh PalmCo, pendampingan usaha, serta bantuan peralatan dan permodalan.

Baca Juga: Jajaki Kolaborasi Jangka Panjang, PT Garam Tandatangani MoU dengan Chandra Asri

Ia mengatakan titik balik usaha terjadi pada 2020 saat pandemi COVID-19 menekan aktivitas ekonomi, tetapi kelompok usaha tetap bertahan dan kemudian berkembang setelah mendapat dukungan berkelanjutan.

“Pada masa itu hampir semua sektor terdampak. Namun kami tetap bisa bertahan karena ada PTPN yang menyerap produk sekaligus memberi pendampingan,” ujar Desrico.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, mengatakan program TJSL dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Juga: Ikuti Program Magang Contact Center Academy Bank Mandiri, Ada Berbagai Benefit Menarik

“Kami mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang mandiri, sekaligus membuka lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kemitraan dengan kelompok usaha pandai besi di Kampar, menurut dia, juga menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok industri perkebunan yang lebih inklusif.

Selain menjadi penyerap produk, dalam program TJSL ini PalmCo juga menyalurkan dukungan permodalan melalui program kemitraan senilai Rp800 juta.

Baca Juga: Hari Bakti Rimbawan 2026, Perhutani Jateng Gelar Aksi Tanam Pohon di Candi Gedong Songo

Dana dimanfaatkan untuk mengonsolidasikan bengkel-bengkel kecil menjadi satu sentra produksi yang lebih terorganisasi.

Dari peran besar PalmCo itu, Desrico menambahkan, perubahan usaha tidak hanya terlihat dari skala produksi, tetapi juga pada proses kerja yang kini mulai mengandalkan teknologi.

Halaman:

Tags

Terkini