Kabar BUMN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkolaborasi dengan sejumlah manager investasi di Indonesia meluncurkan 6 produk reksa dana syariah, yang menambah produk-produk reksa dana syariah BSI sebelumnya.
Untuk meningkatkan minat masyarakat berinvestasi di pasar modal syariah ini, BSI berkolaborasi dengan Mandiri Manajemen Investasi, Bahana TCW Investment Management, BNP Paribas Asset Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Sucorinvest Asset Management, dan Trimegah Asset Management.
Keenam produk reksa dana syariah tersebut yakni Trimegah Kas Syariah, TRIM Syariah Berimbang, TRIM Syariah Saham, Sucorinvest Sharia Money Market Fund, Sucorinvest Sharia Sukuk Fund, dan Batavia Dana Saham Syariah.
Baca Juga: BSI Perluas Layanan Haji dan Umroh, Targetkan 200 Ribu Kartu Debit Mabrur
Keenamnya termasuk dalam kelas aset reksa dana syariah pasar uang, reksa dana syariah pendapatan tetap, reksa dana syariah campuran dan reksa dana syariah saham.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menjelaskan, peluncuran produk terbaru reksadana syariah ini adalah bentuk komitmen BSI untuk hadir sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial bagi nasabah.
Dia meyakini, penambahan produk terbaru reksa dana syariah ini juga dapat melengkapi kebutuhan dan memberikan lebih banyak pilihan kepada nasabah yang akan berinvestasi syariah khususnya dalam instrumen reksa dana.
Baca Juga: Targetkan Peningkatan Inklusi Keuangan Syariah di Kelas Pekerja, BSI Bersinergi dengan Semen Padang
Dengan peluncuran produk terbaru reksa dana syariah ini, BSI total memasarkan lebih dari 20 produk reksa dana syariah dengan berbagai kelas aset sesuai profil risiko dan kebutuhan nasabah.
Beberapa keunggulan reksa dana syariah di BSI yakni dikelola manajemen investasi yang profesional, likuiditas tinggi karena dapat dicairkan kapan saja, transparansi perkembangan investasi, dan dijamin sesuai syariat oleh DSN – MUI.
Untuk nasabah yang tertarik membeli reksa dana di BSI dapat dilakukan melalui cabang terdekat dengan investasi mulai dari Rp100 ribu.
Anton menyebut, reksa dana syariah, khususnya reksadana pasar uang, masih menjadi instrumen investasi yang menarik di tengah kondisi ekonomi dan politik yang tidak menentu pada 2024.***
Artikel Terkait
Bayar Zakat Jadi Lebih Praktis Melalui BSI Mobile, Caranya Juga Mudah
BSI Raih Penghargaan Bank Dengan Pertumbuhan Laba Tertinggi di Detikcom Awards 2023
BSI Raih Peringkat ke-3 ESG Rating Global Islamic Bank
Bulan Inklusi Keuangan 2023, BSI Buka Weekend Banking di 342 Cabang
Dukung Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan, BSI Gelar Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur
BSI dan IFG Berkolaborasi Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah