Ribuan Sambungan Air Kembali Normal, Hutama Karya Kebut Rehabilitasi SPAM di Sumbar

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 4 Juni 2026 | 07:45 WIB
Pemulihan infrastruktur air bersih terus dikebut. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Hutama Karya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir tetap terpenuhi.
Pemulihan infrastruktur air bersih terus dikebut. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Hutama Karya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir tetap terpenuhi.

Kabar BUMN – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pemulihan infrastruktur air bersih di sejumlah wilayah terdampak banjir bandang di Sumatera Barat.

Melalui proyek penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pascabencana, perusahaan berupaya mengembalikan layanan air bersih yang sempat terganggu di Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kota Padang.

Langkah ini dilakukan menyusul kerusakan besar yang terjadi akibat banjir bandang pada November 2025.

Baca Juga: Dieng Culture Festival 2026 Kembali Digelar, Ada Ruwatan Anak Gimbal hingga Jazz Atas Awan

Bencana tersebut menyebabkan putusnya jaringan perpipaan utama serta merusak berbagai fasilitas milik PDAM dan sistem penyediaan air berbasis masyarakat di sejumlah daerah.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, sejumlah titik mengalami kerusakan berat.

Di Kota Padang, jaringan pipa transmisi di kawasan Palukahan dan Balai Gadang mengalami kerusakan serius akibat terjangan banjir, sementara bangunan bendung di kawasan Guo Kuranji juga terdampak.

Baca Juga: Kawasan di Osaka yang Masih Sepi dari Turis, Mungkin Berpapasan dengan Warga Lokal

Di Kabupaten Agam, selain kerusakan jaringan pipa, kebutuhan penyediaan akses air bersih bagi lokasi hunian sementara (huntara) menjadi prioritas utama penanganan.

Untuk mempercepat pemulihan, Hutama Karya menerapkan berbagai langkah darurat di lapangan.

Salah satunya dengan membangun bendung sementara di Guo Kuranji agar pasokan air ke instalasi pengolahan tetap berjalan.

Baca Juga: Pelindo Buka Program Magang Bersertifikat 2026, Cocok untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate S1

Sementara di Agam, tim berhasil memulihkan kembali jaringan pipa yang sempat hanyut akibat banjir.

Meski pekerjaan dilakukan dengan metode konstruksi konvensional, proses rehabilitasi menghadapi tantangan tersendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: hutamakarya.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini