Berani Lawan Stigma Demi Haknya Sebagai Perempuan, Nasabah PNM Mekaar Aceh Berhasil Jebloskan Suami Sang Pelaku KDRT ke Penjara

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 27 November 2023 | 19:30 WIB
Nasabah PNM Mekaar Aceh, Juliana. (pnm.co.id)
Nasabah PNM Mekaar Aceh, Juliana. (pnm.co.id)

Kabar BUMN - Nasabah PNM Mekaar Aceh, Juliana (48 tahun) yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) mendapat perhatian khusus karena acap kali menyuarakan soal perempuan dan perjuangan atas hak-haknya.

Pada Selasa (21/11), ibu satu anak yang akrab disapa Yuli ini berbagi kisahnya yang erat dengan perjuangan, tepatnya perjuangan setelah ditinggalkan almarhum suaminya sejak tahun 2011 silam.

Dilansir KabarBUMN.com dari pnm.co.id, Yuli menekuni berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berkat semua jerih payahnya, ia bisa menyekolahkan putrinya ke jenjang perguruan tinggi.

Baca Juga: Jalan-Jalan ke Kiara Artha Park Bandung, Serunya Bisa Naik Sepeda, Kulineran, hingga Menikmati Pertunjukan Air Mancur

Namun, enam tahun yang lalu merupakan mimpi buruk baginya. Pasalnya, pernikahan Yuli yang selanjutnya bukan menciptakan kebahagiaan melainkan meninggalkan trauma bagi dirinya dan buah hatinya.

“Mungkin namanya juga orang sudah tidak ada akal, jadi pada saat itu sudah kesekian kali dia melakukan kekerasan bahkan ke anak saya juga,” kata Yuli.

Mengingat Yuli tinggal di Aceh yang kental dengan syariat Islam dengan budaya Islam, tampaknya cukup lazim jika isu KDRT dan perceraian masih dianggap tabu.

Baca Juga: 24 Jam di Seoul, Korea Selatan: Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Sering kali Yuli mendapatkan saran dari sekelilingnya untuk tetap mempertahankan rumah tangganya, namun ia memilih untuk bangkit dan memperjuangkan hak-haknya.

“Anak menurut saya adalah nomor satu, hal itu yang semakin mendorong saya untuk mengakhiri ini semua. Saya kemudian dibantu juga oleh teman-teman untuk mengadukan tindak KDRT ini ke TP2A,” ujar Yuli.

Setelah melalui semua prosedur pengaduan, pelaku akhirnya ditindaklanjuti dan berakhir mendekam di balik jeruji besi.

Baca Juga: Mengenal Stasiun Tuntang, Tempat Bersejarah Bagi Perkeretaapian Indonesia yang Jadi Tempat Syuting Gadis Kretek

Sementara itu, Yuli juga memiliki usaha sampingan seperti berdagang jamu kesehatan dan jasa terapi atau pijat. Modal usaha ini, ia dapatkan dari Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar sejak 4 tahun lalu.

Belum lama ini, Yuli sebagai asabah PNM Mekaar yang inspiratif, diundang dalam Roadshow Peringatan Hari Ibu ke-95 yang diselenggarakan oleh PNM bersama KPPPA di Gedung Balai Meuseuraya Aceh (BMA).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: pnm.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini