Kabar BUMN - Dalam menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru) , KAI telah melakukan persiapan menyeluruh, termasuk kesiapan sarana, prasarana, dan yang tak kalah penting, sumber daya manusia, khususnya garda depan, untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan.
Garda depan KAI, termasuk Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), diwajibkan dalam kondisi fisik dan mental yang optimal saat berdinas.
Salah satu langkah yang diambil KAI adalah menjamin bahwa seluruh pekerja bebas dari penggunaan narkoba.
Baca Juga: Pantau Posko Siaga, Wamen BUMN Apresiasi Kesiapan PLN Pastikan Listrik Andal Jelang Tahun Baru 2024
Hal ini ditegaskan melalui penerapan tes narkoba secara acak di seluruh wilayah kerja KAI, mencakup daerah operasional, divisi regional, Divisi LRT Jabodebek, dan anak perusahaan KAI.
Dalam upaya mencegah dan mengidentifikasi potensi penyalahgunaan narkoba, KAI telah mengeluarkan Peraturan Direksi tentang Prosedur Penanggulangan dan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya dalam Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian.
Peraturan tersebut menjadi panduan dalam pelaksanaan langkah-langkah pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan kemungkinan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di lingkungan kerja perusahaan.
Joni Martinus, VP Public Relations KAI, menjelaskan bahwa tes narkoba acak telah dilakukan terhadap 5846 pekerja sejak bulan Januari hingga 27 Desember 2023, dan hasilnya menunjukkan negatif.
Ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap pekerja KAI bebas narkoba dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna kereta api.
"Pengecekan acak tidak hanya dilakukan kepada petugas ASP tetapi juga kepada pekerja operasional, pemeliharaan, administrasi, dan tenaga alih daya yang terkait langsung dengan operasional kereta api dan tenaga pengamanan. Pengecekan acak dilaksanakan minimal setiap tiga bulan sekali," tambahnya.
Pada saat pelaksanaan tes narkoba acak, KAI bekerja sama dengan instansi pemerintah pusat dan daerah seperti BNN, BNNP, BNNK, Laboratorium Forensik POLDA, dan Laboratorium Kesehatan Daerah.
Tes melibatkan enam parameter zat NAPZA yaitu amfetamin, benzodiazepin, cannabinoid, opiat, kokain, dan metamfetamin.
Selain tes narkoba, KAI juga menjalankan pemeriksaan menyeluruh agar ASP yang akan bertugas siap sesuai dengan SOP.
Artikel Terkait
Jaga Ketersediaan di Akhir 2023, Pupuk Indonesia Siapkan Stok Pupuk hingga Berton-ton
Puncak Arus Penyeberangan Sumatera Menuju Jawa Lancar, Gubernur Lampung: Faktor Kesehatan dan Keselamatan Tetap Diutamakan
Lewat Sistem Ini Pertamina Mampu Pastikan Kelancaran dan Keamanan Distribusi Energi Jelang Tahun Baru Secara Realtime
Berbagai Manfaat Bendungan Cipanas yang Infrastrukturnya Dibangun Brantas Abipraya
HeHa Forest, Tempat Wisata di Kaliurang yang Gelar Pesta Perayaan Malam Tahun Baru, Ada Live Band yang Bakal Meriahkan Acara