Perhutani dan NFCF Kerja Sama Dukung Pengembangan Hutan di Indonesia dan Korea

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Februari 2024 | 12:30 WIB
Momen penandatangaan MoU antara Perhutani dan NFCF Korea di Graha Perhutani, Jakarta Selatan pada Rabu (31/1/2024) lalu. (Instagram/@perumperhutani)
Momen penandatangaan MoU antara Perhutani dan NFCF Korea di Graha Perhutani, Jakarta Selatan pada Rabu (31/1/2024) lalu. (Instagram/@perumperhutani)

Kabar BUMN - Perum Perhutani baru-baru ini menjalin kerja sama dengan National Forestry Cooperative Federation (NFCF) Korea.

Kerja sama yang dijalin berkaitan dengan pengembangan usaha baru di bidang kehutanan.

Kolaborasi ini diresmikan dengan penandatangaan Memorandum of Understansing (MoU) di Graha Perhutani, Jakarta Selatan pada Rabu (31/1/2024) lalu.

Baca Juga: Kick Off RKAP 2024: Perhutani Siap Jadi Perusahaan Kehutanan Terkemuka

Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro beserta jajaran direksi Perhutani.

Sementara dari NFCF hadir Chairman NFCF, Choi Chang Ho beserta jajarannya.

Sinergi ini sendiri merupakan lanjutan dari kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan pada 2007 silam.

Baca Juga: Terdampak Bencana Puting Beliung, Perhutani Bondowoso Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Desa Walidono

Melalui Menteri Kehutanan masing-masing Negara, kedua belah pihak sepakat untuk ikut serta dalam pembangunan kehutanan.

Dalam sambutannya, Wahyu Kuncoro menyampaikan bahwa penandatanganan MoU saat ini dalam rangka mencari peluang kerjasama lainnya yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Ke masa depan Kami mengharapkan lokasi tanaman kerja sama dengan NFCF/PT Korea Indonesia Forestry Cooperation (KIFC) dapat juga dikaitkan dengan upaya pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dan tanaman biomassa sebagai bahan baku wood pellet.

Baca Juga: Perhutani Raih Penghargaan di Indonesia Enterprise Risk Manajement-VI-Award 2024

"Dimana hal itu akan dibeli oleh negara lain seperti Korea Selatan dengan mengacu pada peraturan Pemerintah Indonesia,” ungkap Wahyu, seperti dikutip KabarBUMN.com dari perhutani.co.id, Selasa (6/2/2024).

Di sisi lain, Choi Chang Ho menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indonesia, khususnya Perhutani, atas penerimaan baiknya, dan berharap agar sinergi ini terus berlanjut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: Perhutani.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini