Diversifikasi Bisnis Non Pupuk Sukses, Pupuk Indonesia Niaga Terus Mendapat Pesanan Clay

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 11 Februari 2024 | 17:30 WIB
Ilustrasi. Diversifikasi bisnis non pupuk sukses, Pupuk Indonesia Niaga terus mendapat pesanan clay. (pupuk-indonesia.com)
Ilustrasi. Diversifikasi bisnis non pupuk sukses, Pupuk Indonesia Niaga terus mendapat pesanan clay. (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia Niaga atau PI Niaga, anggota grup PT Pupuk Indonesia (Persero), terus melakukan diversifikasi bisnis secara berkelanjutan.

Disampaikan Direktur Komersil & Operasi PI Niaga Trudo Nainggolan, diversifikasi bisnis, terutama yang dapat mendukung dan memberikan nilai tambah, merupakan salah satu strategi perusahaan.

Terkini diversifikasi bisnis dilakukan di unit non pupuk. PI Niaga mengembangkan produk clay, salah satu bahan baku penting dalam pembuatan pupuk NPK.

Baca Juga: PI Niaga Menang Tender untuk Salurkan Coating Oil ke Sejumlah Produsen Pupuk

Bahan ini berfungsi sebagai perekat antara unsur nitrogen, fosfor, dan kalium yang menjadi penyusun pupuk NPK.

Bahan baku clay yang diperdagangkan PI Niaga bersumber dari perusahaan domestik di wilayah Sumatra Selatan dan Jawa Timur.

Trudo mengungkapkan, “PI Niaga memulai penjajakan bisnis clay pada tahun 2022 lalu dengan mengikuti tender pengadaannya di PI Grup yang memproduksi NPK.”

Baca Juga: Bentuk Kepedulian Segenap Insannya, PI Niaga Singgah dan Memberikan Bantuan Bagi Rumah Singgah Kanker Anak

Dari saat itu, PI Niaga telah beberapa kali menyuplai clay ke beberapa anak perusahaan Pupuk Indonesia.

Tahun 2023, PI Niaga menyuplai clay ke Pusri Palembang pada tahun 2023. Tahun 2024, PI Niaga kembali memenangkan tender dan telah mengirimkan clay ke Pusri Palembang sebanyak 3.960 ton.

Lebih lanjut, dijelaskan Trudo, 3.150 ton clay akan PI Niaga kirimkan ke Petrokimia Gresik, mulai di-delivery pada bulan Februari 2024.

Baca Juga: Cucu Perusahaan Pupuk Indonesia Uji Coba Efikasi Urea Inhibitor dengan Durasi Pengujian 3 Bulan

Trudo menegaskan, “Kami optimis bisnis clay akan meningkat ke depan dengan mengambil peluang yang ada di produsen pupuk.”

“Selain menyumbangkan pendapatan bagi perusahaan, pengadaan produk clay ini juga menjadi bentuk sinergi antar anggota PI Grup dalam mendukung ketahanan pangan nasional,’ pungkas Trudo.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: pupuk-indonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini