Optimalisasi Aset, BNI Bangun Gedung Perkantoran di Kawasan PIK 2 yang Mengusung Konsep Green Building

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 22 Februari 2024 | 12:30 WIB
Groundbreaking dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Novel Arsyad, dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Selasa (20/2/2024). (DOK. BNI)
Groundbreaking dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Novel Arsyad, dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Selasa (20/2/2024). (DOK. BNI)

Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) membangun gedung perkantoran di kawasan bisnis dan komersial di Central Business District (CBD) Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang.

Groundbreaking atau peresmian dimulainya pembangunan dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Novel Arsyad, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, serta para Direksi dan SEVP BNI, Selasa (20/2/2024).

Pembangunan ini mengoptimalisasi aset dan efisiensi biaya sewa office space yang terus meningkat sejalan dengan implementasi pengembangan organisasi BNI "New Way of Working" yang lebih agile dan kolaboratif.

Baca Juga: Dukung Terwujudnya Pers Berkualitas, ASDP dan BNI Kolaborasi dalam Penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan di Bengkulu

Gedung didirikan di atas lahan seluas lebih dari 10.000 meter persegi dengan konsep "The Icon of Emerald".

Nantinya inilah gedung perkantoran perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama di Indonesia yang menerapkan konsep green building bersertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED).

Gedung direncanakan memiliki luas bangunan mencapai 81.000 meter persegi dan akan terdiri dari tiga tower, yaitu Emerald Tower, Office Tower, dan Facility Tower.

Baca Juga: Fitur Binding E-Wallet Hadir di BNI Mobile Banking, Transaksi Perbankan Kini Makin Mudah

Adapun fungsinya untuk melayani nasabah BNI dan sebagai office space, yang dilengkapi dengan berbagai exclusive features, di antaranya exclusive tenant, exclusive ballroom, fasilitas olahraga, sky lounge, dan sky garden.

"Pembangunan gedung dengan konsep green building ini juga untuk mendukung implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh aspek perusahaan," sebut Royke.

Aspek green building ini, imbuh Royke, sesuatu yang kami ke depankan. Ini inisiatif yang BNI lakukan sesuai dengan target Net Zero Emissions (NZE) dalam aktivitas operasional BNI pada 2028.

Baca Juga: BNI Investor Daily Summit 2023, Direktur Utama BNI Optimistis Ekonomi Indonesia Makin Menguat

Pembangunan gedung baru ini akan selesai dalam dua tahun ke depan, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi BNI dan mendorong peningkatan nilai tambah ekonomi nasional.

Untuk diketahui, kawasan PIK 2 adalah kawasan kota mandiri yang memiliki potensi untuk menjadi pusat bisnis baru dengan lingkungan yang dirancang dengan baik, dan hal ini menjadi salah satu target potensial bagi bisnis BNI.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini