9 Hari Posko Lebaran, Angkasa Pura Layani 4,1 Juta Penumpang Pesawat

Photo Author
Jennaira, Kabar BUMN
- Sabtu, 13 April 2024 | 15:00 WIB
Angkasa Pura Airports Peroleh Peringkat Kredit AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Jennaira)
Angkasa Pura Airports Peroleh Peringkat Kredit AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Jennaira)

Kabar BUMN - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) lewat 35 bandara yang dikelola tercatat melayani 4,1 juta penumpang selama 9 hari beroperasinya Posko Lebaran.

Selama 3 hingga 11 April 2024, jumlah pergerakan penumpang mengalami pertumbuhan 7 persen dibandingkan periode serupa pada 2023, yang mencapai 3,8 juta penumpang.

"Sejak dibukanya Posko Lebaran 2024 di 35 bandara yang dikelola, kami mencatat terdapat pertumbuhan trafik yang cukup baik dibandingkan dengan trafik pada Posko Lebaran tahun lalu. Tentunya hal ini merupakan hal yang sangat positif di tengah upaya InJourney Airports untuk menuju full recovery," kata Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik 6 April di Bandara Angkasa Pura II Berjalan Lancar, Jumlah Kumulatif Capai 313.170 Penumpang

Selama periode itu pula, sebanyak 31.779 pergerakan pesawat udara juga terlayani. 

Faik menjelaskan, tingginya trafik InJourney Airports selama 9 hari beroperasinya Posko Lebaran 2024 ditopang oleh sejumlah bandara.

Yakni Bandara Soekarno-Hatta dengan jumlah 1,3 juta pergerakan penumpang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 575.000 pergerakan penumpang.

"Kemudian Bandara Juanda Surabaya dengan 381.000 pergerakan penumpang, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan 259.000 pergerakan penumpang, serta Bandara Kualanamu Medan dengan 201 pergerakan penumpang," ujarnya.

angkasaBaca Juga: Angkasa Pura Airports Gelar Mudik Gratis dengan Kereta Api, Tujuan Semarang dan Solo, Buruan Daftar Sebelum Kehabisan Kuota

InJourney Airports turut mencatat sebanyak 677.000 pergerakan penumpang dan 5.113 pergerakan pesawat udara dilayani di 35 bandara pada dua hari Lebaran.

Dibandingkan dengan trafik pada periode dua hari Lebaran tahun lalu, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 1 persen untuk pergerakan penumpang dan pesawat udara.

"Setelah puncak arus mudik 6 April lalu, kami bersiap menyambut puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 15 April. Tentunya kami memastikan infrastruktur, operasional, dan personel dalam kondisi prima, sehingga dapat mengawal kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan pada periode sibuk ini," ucap dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jennaira

Tags

Artikel Terkait

Terkini