Kabar BUMN - Satu lagi karya anak bangsa berupa Kapal Pembangkit istrik Terapung yang diluncurkan PT PAL siap terangi Indonesia.
Satu unit Kapal Pembangkit Listrik Terapung atau yang dikenal dengan BMPP (Barge Mounted Power Plant) berkapasitas 60 MW pesanan PT PLN Indonesia Power ini diluncurkan pada Selasa, 30 April 2024.
Seremoni shipnaming & launching unit kedua ini dilaksanakan di area dry dock Semarang, Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia. Sementara unit BMPP resmi menyandang nama BMPP Nusantara II – 60MW.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Lengkap PLN Mobile Proliga Semarang, Jakarta Electric PLN Jadi Tuan Rumah
Kepala Divisi Rekayasa Umum PT PAL Indonesia, Aris Suharyono membuka acara dengan serangkaian sambutan. Ia berharap peluncuran unit ini mampu mendorong cita-cita PT PAL Indonesia untuk mewujudkan kelistrikan nasional mandiri.
“Suatu kehormatan bagi kami dapat berkesempatan melaksanakan pembangunan proyek strategis kelistrikan nasional serta mewujudkan kembali sinergi BUMN. Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara II ini merupakan pembangkit listrik terapung yang dikembangkan bersama antara PT PAL Indonesia dengan PT PLN Indonesia Power.
Semoga sinergi ini dapat terus terjaga untuk mewujudkan kemandirian kelistrikan nasional yang kita cita-citakan bersama. BMPP Nusantara II siap mewujudkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik” terangnya.
Baca Juga: Dukung Transisi Energi Hijau, BNI Danai Barito Group Akuisisi PLTB Terbesar di Indonesia
Fardhian Windo selaku Vice President Construction Control dari PT PLN Indonesia Power bersama COO PT PAL Iqbal Fikri didampingi oleh Aris Suharyono dan Kepala Proyek BMPP 150 MW Ikhwan Koharudin, melakukan simbolis pemotongan tali kendi dengan kapak sebagai wujud peresmian unit, dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, sebagai bentuk rasa Syukur atas tercapainya tahapan shipnaming & launching BMPP Nusantara II-60MW. BMPP Nusantara II-60MW merupakan salah satu amanat yang tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
BMPP ini tercakup dalam suatu proyek RUPTL 150MW dan merupakan fase kedua dari 1 rangkaian BMPP yang terdiri dari 2 unit BMPP 60 MW dan 1 unit yang dapat memuat pasokan listrik hingga 30 MW.
Dalam sambutannya, Fardhian Windo menyampaikan “Melalui program pengadaan BMPP ini, nantinya diharapkan dapat membantu distribusi kelistrikan terutama di wilayah-wilayah 3T dan defisit bahkan area yang membutuhkan investment lebih di sektor elektrisitas. Kami juga menyampaikan terimakasih banyak kepada PT. PAL yang telah sangat berusaha keras untuk menyelesaikan proyek pengadaan rangkaian unit BMPP ini”.
Selain itu, unit BMPP ini juga didesain dengan 6 unit Dual Fuel Engine, dapat dioperasikan dengan mode BBM (diesel) atau mode Gas sertadilengkapi dengan sistem operasi otomatis sehingga dapat bekerja secara lebih optimal dengan biaya operasional yang lebih minim.
Artikel Terkait
Didukung Tambahan Dana PMN Rp1,28 Triliun, PT PAL Indonesia Bakal Jadi Produsen Kapal Selam Satu-satunya di Asia Tenggara
PT PAL Indonesia Usung Semangat “Crossing New Horizon” di HUT ke-44 Tahun, Tajamkan Eksistensi di Mata Dunia
PT PAL Indonesia Jalin Kerja Sama dengan 2 Mitra Strategis untuk Dukung Fasilitas Pembangunan Kapal Selam
PT PAL Indonesia Gandeng Dua Mitra Strategis, Lengkapi Fasilitas Pembangunan Kapal Selam
PT PAL Indonesia Dukung Program Paten One Stop Service Kemenkumham RI
PT PAL Indonesia Bersama Universitas Pertahanan Perkuat Kerjasama Dalam Aspek Penelitian dan Pendidikan