Kapal Selam Tanpa Awak Berteknologi AI Jadi Sorotan CEO PT PAL di Future Submarine Seminar

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 15:00 WIB
CEO PT PAL Indonesia soroti pentingnya pengembangan kapal selam tanpa awal alias unmanned submarine bertekonoli AI. (Dok. PT PAL Indonesia)
CEO PT PAL Indonesia soroti pentingnya pengembangan kapal selam tanpa awal alias unmanned submarine bertekonoli AI. (Dok. PT PAL Indonesia)

Kabar BUMN – CEO PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod M.Eng., menekankan pentingnya pengembangan kapal selam tanpa awak (unmanned submarine) berteknologi AI (Artificial Intelligence).

Hal itu disampaikan CEO PT PAL dalam seminar Future Submarine International Seminar & Showcase yang diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta pada 14-15 Mei 2024.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Kementerian Pertahanan RI, TNI AL, institusi riset, akademisi, industri, dan pecinta kapal selam.

Baca Juga: Telkomsat dan Starlink Jalin Mitra untuk Layanan Internet Bisnis di Indonesia

Future Submarine International Seminar & Showcase hadir sebagai platform bagi para peserta untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang produk kapal selam dari perusahaan besar terdepan di industri.

Kemudian menyaksikan inovasi terbaru dalam teknologi kapal selam yang dipamerkan oleh para pelaku industri, dan memahami kemajuan terkini dalam bidang teknologi kapal selam dari para pakar di bidangnya.

Dr. Kaharuddin menjelaskan bahwa AI dapat meningkatkan kemampuan kapal selam dalam berbagai aspek operasional, seperti navigasi, pengambilan keputusan, dan otonomi.

Hal ini memungkinkan operasi yang lebih mandiri, efisien, terukur, dan aman di bawah air, serta meminimalisir risiko bagi awak kapal.

Baca Juga: Liburan Seru Naik Kereta Api Bersama Anak: Ini 7 Tipsnya!

Kapal selam tanpa awak berteknologi AI yang dikembangkan PT PAL memiliki berbagai kapabilitas untuk berbagai misi operasi, seperti survei & pengintaian, pengawalan, proxy, dan penyerangan, serta operasi militer lainnya.

“Begitu pentingnya kita harus memiliki teknologi alternatif yang tidak memberikan ancaman terhadap angkatan laut kita," ujar Kaharuddin.

"Sekaligus juga tetap menjalankan fungsinya untuk melakukan pertahanan keamanan bagi wilayah laut kita, Unmanned submarined dengan mencakokkan AI di dalamnya memiliki 4 fungsi yaitu Survey & Surveillance, Escort, Proxy, dan Attacker," lanjut dia.

Beberapa tokoh penting yang hadir dalam Seminar Future Submarine International Seminar & Showcase antara lain:

  • Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL)
  • Prof Dr. Amarulla Oktavianus, Wakil Kepala BRIN (Badan Riset Nasional & Inovasi)
  • Laksamana Muda TNI Dr. Bambang Irwanto, Dirjen Kekuatan Pertahanan
  • Para petinggi TNI AL
  • Jajaran Kementerian Pertahanan
  • Produsen alutsista dalam dan luar negeri
  • Para ahli, mahasiswa, dan pengajar dari Universitas Pertahanan

Baca Juga: Brantas Abipraya Siapkan Program Pengolahan Sampah sebagai Wujud Peduli Lingkungan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pal.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini