Dalam rangka mengisi soundtrack film Akad yang berlatar di The Mandalika, Moh. Istiqamah Djamad, atau akrab disebut Is Pusakata, mengaransemen ulang lagu ciptaannya yang berjudul “Akad”. Rilis lagu ini pun bertepatan dengan peluncuran film Akad pada Jumat (3/12) lalu.
Is mengatakan, “Tidak pernah terlintas untuk membuat komposisi “Akad” dalam waktu sedekat ini dari hari lahirnya beberapa tahun sebelumnya. Ternyata perjalanan lagu yang bagi saya sangat luar biasa ini menemukan kesempatan untuk kembali lahir dalam wajah yang berbeda.”
Alasan produser memilih lagu “Akad” sebagai ide cerita dan original soundtrack adalah karena popularitas lagu yang telah ditonton lebih dari 132 juta kali di kanal YouTube. “Akad” juga menjadi salah satu lagu yang sering di-cover, tercatat ada lebih dari 75 ribu video cover dengan 200 jutaan views di YouTube. Video klip resmi dari remake “Akad” juga telah dibuat dan bisa ditonton di kanal YouTube IFI Sinema.
Lebih lanjut Is menceritakan, “Pembuatan “Akad” untuk Original Soundtrack atau OST film Akad ini tentu saja mengalami begitu banyak tantangan. Bagaimana mengemas musik dan memainkan semua instrumentasi sendirian dalam masa pandemi ini, kecuali part solo violin di bagian tengah lagu ini. Nyawa “Akad” yang sebelumnya ada di beat yang dinamis dan melody trumpet yang juga menjadi nyawa kuat harus saya gantikan demi membentuk nuansa baru dan memberikan wajah serta kemasan yang tetap dramatis, namun senantiasa menjaga mood filmnya. Memainkan semua instrumen kecuali violin tadi dan mengerjakan secara remote system/jarak jauh dengan tim produksi lainnya adalah sebuah perjalanan yang sangat berarti dan unik dalam karier bermusik saya.”
Is juga mengungkapkan harapan untuk lagu karangannya ini, “Terima kasih untuk semua tantangan dan kesempatan yang hadir atas film ini. Semoga lagu ini tetap memberikan rasa dan nuansa indah tersendiri bagi siapa pun yang mendengarkannya.”
Akad merupakan drama percintaan dan keluarga yang akan tayang di bioskop pada Februari 2022. Film yang dibintangi oleh Kevin Julio, Indah Permatasari, Mathias Muchus, Debo Andryos, Jennifer Coppen, dan Nino Fernandez ini mengambil lokasi di Jakarta dan destinasi pariwisata super prioritas, The Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Film Akad sengaja dikemas sangat sederhana, tapi berkesan. Reka Wijaya yang menyutradarai dan menulis ceritanya sedikit bercerita seputar ide film ini. “Film ini adalah kisah dari penerjemahan lirik lagu berjudul ‘Akad’ yang diciptakan oleh Mas Is, saya memanggilnya. Dengan menggunakan garis cerita yang sederhana dan mudah dipahami, saya ingin menggambarkan bait-bait lagu “Akad” menjadi perasaan perasaan tertentu, seperti harapan, kerinduan, pengorbanan, kasih sayang, ketakutan, penolakan, prasangka, marah, benci, dan jatuh cinta. Pada prinsipnya, film Akad ini adalah film tentang bagaimana manusia bertemu dan menjalani hidup dengan pasangan yang dicintainya.” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Kamis, 4 Juni 2026 | 16:30 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 15:00 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 14:30 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 13:30 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 13:00 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 12:45 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 09:30 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 08:45 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 08:00 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 07:45 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 07:30 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 06:45 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 06:30 WIB
Kamis, 4 Juni 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:30 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:30 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:30 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:00 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 18:00 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 16:30 WIB