Keuntungan PT Krakatau Steel Terus Meningkat di Masa Pandemi

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Rabu, 22 September 2021 | 15:44 WIB
Tercatat per Juli 2021, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengalami peningkatan tren kinerja positif. Perusahaan produsen baja terbesar di Indonesia ini tercatat meraih laba bersih hingga Rp609 miliar. Menurut Silmy selaku Direktur Utama Krakatau Steel, tren peningkatan positif ini bahkan tetap terjadi ketika masa pandemi sedang mencapai puncaknya, yaitu Juli 2020. Di masa program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diberlakukan secara berlanjut, Krakatau Steel tetap menunjukkan kinerja positif dengan jumlah keuntungan yang terjaga. “Penjualan Krakatau Steel juga meningkat 44,1%. Hingga periode Juli 2021, Krakatau Steel berhasil membukukan penjualan sebesar Rp17,7 triliun,” tambah Silmy.   Di tahun 2021, kinerja penjualan ekspor baja Krakatau Steel mengalami peningkatan yang signifikan. Untuk periode hingga Juli 2012, nilai penjualan ekspor baja PT Krakatau Steel meningkat sebesar 515% menjadi sebesar Rp1,98 triliun. “Produk Hot Rolled Coil dan Hot Rolled Plate masih menjadi produk utama Krakatau Steel yang di ekspor ke berbagai negara di Eropa seperti misalnya Portugal, Spanyol, Italia, Jerman, dan Belgia, juga ke negara Malaysia dan Australia” lanjut Silmy. Peningkatan kinerja positif PT Krakatau Steel ini dapat terjadi berkat inisiasi peningkatan ekspor yang menjadi bagian dari strategi PT Krakatau Steel untuk membantu meningkatkan kinerja penjualan produk baja Krakatau Steel di masa pademi Covid-19. Selain peningkatan kinerja dari sisi penjualan, PT Krakatau Steel juga terus melakukan upaya efisiensi yang berkelanjutan. Upaya efisiensi yang dilakukan PT Krakatau Steel ini juga mampu menurunkan kembali fixed cost hingga 19% dan variable cost hingga 11% di tahun 2021. “Kami berupaya untuk menjaga tren peningkatan kinerja ini dapat terus positif. Ke depan kami pun akan terus mengembangkan pangsa pasar ekspor lebih luas lagi,” pungkas Silmy.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini