Ulang Tahun Ke-56, Telkom Berkomitmen Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:27 WIB

Di ulang tahunnya yang ke-56 ini, Telkom Indonesia ingin menekankan pentingnya kedaulatan digital bagi masyarakat Indonesia. Laju transformasi digital sendiri di Indonesia telah berjalan begitu cepat, mengingat banyaknya masyarakat Indonesia yang mulai melek teknologi, bahkan hingga masyarakat awam kelas menengah dan kelas bawah. Namun, transformasi digital tanpa adanya kedaulatan hanya akan menjadikan anak bangsa sebagai konsumen dari seluruh layanan dan produk-produk digital negara lain.  Laju digitalisasi di Indonesia harus disertai dengan prinsip kedaulatan yang menjadi pijakan dalam transformasi digital itu sendiri. Digitalisasi yang disertai dengan prinsip kedaulatan inilah yang akan menjadikan masyarakat nantinya memiliki kedaulatan digital (digital sovereignty) dalam beraktivitas di dunia maya. Kedaulatan digital sendiri dapat diartikan sebagai kuasa penuh atas seluruh produk, konten, dan layanan digital yang hadir dalam suatu negara. Urgensi kedaulatan digital ini juga tengah menjadi perhatian bagi presiden Joko Widodo. Dalam acara peluncuran Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional COVID-19 26 Februari lalu, Presiden Joko Widodo mengutarakan mengenai pentingnya kedaulatan digital bagi masyarakat Indonesia, agar laju transformasi digital nantinya bukan hanya menguntungkan bagi pihak luar, tapi juga menguntungkan bagi masyarakat sendiri. “Kedaulatan dan kemandirian digital harus menjadi prinsip penting dalam transformasi digital kita. Kita harus memastikan transformasi digital jangan hanya menguntungkan pihak luar. Jangan hanya menambah impor. Ini yang selalu saya tekankan,” ungkap Presiden Joko widodo dalam acara tersebut.
-
PT Telkom Indonesia sebagai perusahaan telekomunikasi digital (digital telco) terbesar di Indonesia, memandang bahwa ada tiga hal yang perlu dikembangkan untuk membangun kedaulatan digital Indonesia. Ketiga hal tersebut antara lain terciptanya lingkungan digital, pembangunan masyarakat digital, dan akselerasi ekosistem ekonomi digital.  Elemen pertama yaitu lingkungan digital dapat diartikan sebagai terciptanya infrastruktur dan layanan telekomunikasi yang merata di seluruh daerah di Indonesia, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai daerah termasuk daerah pelosok dapat mengakses jaringan internet dan menggunakan teknologi digital tanpa senjang.  Untuk menciptakan kedaulatan digital, infrastruktur dan layanan telekomunikasi yang hadir tentu harus berasal dari dalam negeri. Untuk mendukung terciptanya lingkungan digital, Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital terbesar di Indonesia menyediakan berbagai infrastruktur telekomunikasi, dari punggung pita lebar (backbone broadband) yang memanfaatkan kabel optik dan satelit, hingga jaringan akses tetap maupun mobile serta VSAT Mangoesky yang menjangkau wilayah 3T. Elemen kedua yaitu pembangunan masyarakat digital dapat diartikan sebagai lahir atau adanya talenta digital yang siap beraktivitas dan berkontribusi di berbagai sektor ekonomi serta aspek kehidupan. Dalam hal ini Telkom juga tengah membangun SDM yang siap go digital yang akan menghasilkan berbagai produk serta layanan untuk membangun peningkatan kapasitas digital masyarakat.  Selain membangun digital talent siap terap, Telkom juga mengembangkan beragam layanan dan aplikasi digital yang bermanfaat sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat, terutama di era pandemi seperti saat ini. Adapun layanan tersebut mulai dari Pijar (pendidikan), PeduliLindungi (kesehatan), Maxstream (video streaming), Gameqoo dan Dunia Games (games) dan lainnya.  Elemen ketiga yaitu akselerasi ekosistem ekonomi digital dapat diukur dengan optimalnya layanan dan produk yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Dalam rangka mengoptimalkan layanan dan produk digital untuk menggerakkan perekonomian digital nasional, Telkom telah menawarkan berbagai solusi seperti PaDi UMKM (UMKM), Agree (pertanian dan perikanan), Logee (Logistik), BigBox (Satu Data Indonesia), dan banyak layanan digital lainnya. Untuk mewujudkan lingkungan, masyarakat, dan ekonomi digital tersebut, PT Telkom mengandalkan tiga domain kerja yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services. Melalui layanan digital connectivity, Telkom menyediakan berbagai infrastruktur utama yang dapat menunjang kebutuhan digital masyarakat. Sedangkan dalam domain digital platform, dibuktikan dengan banyaknya operasional dan pembangunan data center, pembangunan big data, juga banyaknya smart platform yang disediakan oleh Telkom. Smart platform ini juga menjadi solusi dari berbagai kebutuhan masyarakat. Pada domain digital service, Telkom juga menyediakan berbagai layanan digital yang dilakukan secara selektif. Telkom sendiri mengembangkan dan menyediakan berbagai digital services dengan cara melakukan aksi akuisisi atau kemitraan. Di ulang tahun Telkom yang ke-56 ini, Ririek Adriansyah selaku Direktur Utama Telkom mengungkapkan bahwa Telkom akan terus melakukan ketiga domain kerja tersebut untuk mempercepat terwujudnya lingkungan, masyarakat, dan ekosistem ekonomi digital di Indonesia.  “Kontribusi Telkom di tiga domain tersebut terus dilakukan demi mempercepat terbentuknya lingkungan, masyarakat, dan ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Kami siap untuk menjalin kemitraan dengan digital champion, tech giant, maupun global players untuk memperoleh synergy value yang mampu mengakselerasi pengembangan bisnis digital platform dan digital services TelkomGroup. Melalui tiga fokus bisnis tersebut serta investasi yang terus dilakukan, semoga Telkom dapat menjadi tulang punggung transformasi digital bangsa serta turut serta mewujudkan kedaulatan digital Indonesia,” papar Ririek Adriansyah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini