Tahap 1 Bakauheni Harbour City Mulai Dibangun Tahun Ini

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Jumat, 16 April 2021 | 23:25 WIB

Menurut data statistik wisatawan nusantara, ada kenaikan yang cukup signifikan untuk jumlah wisatawan ke Lampung. Berdasarkan statistik tersebut, terjadi pertumbuhan wisatawan rata-rata sebanyak 21,6 persen wisatawan lokal dan 21,5 persen wisatawan internasional pada tahun 2010 - 2019. Jumlah wisatawan yang berdatangan ke Lampung membuat Lampung berada di urutan ke 11 tujuan wisatawan nusantara dengan tujuan wisata nusantara 2,4 persen dari total perjalanan wisata nusantara di Indonesia. Melihat potensi wisata Lampung, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkolaborasi dan mendukung mega proyek Bakauheni Harbour City. Mega proyek ini ditargetkan akan menjadi destinasi pariwisata unggulan di Sumatera. Tak hanya mendapat dukungan dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bakauheni Harbour City juga telah mendapat dukungan dari Pemprov Lampung, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian PUPR. Saat ini, Bakauheni Harbour City ada pada tahapan penyelesaian visioning masterplan pengembangan kawasan wisata bekerjasama dengan Hutama Karya, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan juga pemprov Lampung. Nantinya, Bakaheuni Harbour City akan menjadis salah satu penggerak utama perekonomian di sektor pariwisata masa depan.  Pada rapat koordinasi 26 Januari 2021 lalu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan bahwa "masterplan ditargetkan selesai dalam waktu dekat, tentu keterlibatan seluruh pihak sangat penting dalam terwujudnya megaproyek ini dalam mengolah potensi Bakauheni yang sangat besar menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sumatera." Bakauheni sendiri dikelilingi berbagai objek wisata sejarah dan alam. Salah satunya adalah Menara Siger yang merupakan salah satu zona pariwisata utama di Lampung. Tempat wisata ini fokus pada budaya dan pendidik. Nantinya, Menara Siger akan terintegrasi dengan masjid yang ditargetkan mulai dibangun tahun 2021. Ira juga mengatakan bahwa kawasan Bakauheni ditargetkan menjadi destinasi pariwisata berskala internasional. Bakauheni bukan hanya sebagai pelabuhan penyeberangan, tetapi juga menjadi lokasi wisata baru dan menjadi favorit wisatawan lokal dan internasional.  Pemerintah juga memberi dukungan penuh terhadap proyek ini. Salah satunya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) yang berperan dalam infrastruktur jalan. Pada kunjungan kerja di Lampung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Bakauheni memiliki potensi yang sangat bagus. Masterplan tahap awal sudah hampir selesai. Dalam tahap 1 ini, akan dimulai pengembangan kompleks Taman Budaya Siger seluas 3,8 hektar. Area ini akan terintegrasi dengan Masjid Bakauheni yang berkapasitas 2.600 jamaah. Di lokasi ini akan dibangun masjid, museum kontemporer, restoran, sky bridge, toko souvenir, dan fasilitas parkir yang besar. Para wisatawan yang datang ke Menara Siger dapat menikmati panorama alam yang sangat indah, karena sebagai ikon Lampung Selatan, menara ini berada di lokasi strategis yang dikelilingi laut dan perbukitan.  Ditambah lagi akan ada Terminal Eksekutif Anjungan Agung, yang dilengkapi kawasan komersial seperti mal dengan desain interior yang megah dan modern sebagai fasilitas pendukung yang menyajikan hiburan sekaligus edukasi. Terminal ini akan memudahkan jalur transportasi serta akomodasi bagi kawasan pariwisata terpadu Bakauheni Harbour City. 
 Sumber:
  1. Statistik Wisatawan Nusantara, 2018; Badan Pusat Statistik Lampung, 2020; Dinas Pariwisata Lampung, 2018

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini