Masuk Kelompok Prioritas Vaksinasi Covid-19, ABK KM Kelud Terima Suntikan Pertama

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Rabu, 14 April 2021 | 13:42 WIB

PT Pelayaran Nasional Indonesia - PT PELNI (Persero), sebagai perusahaan pelayanan publik dalam sektor transportasi termasuk dalam kelompok prioritas vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Melalui Program 1000 Vaksinasi Mitra Perhubungan, sebanyak 75 Anak Buah Kapal (ABK) KM Kelud menerima suntikan pertama vaksinasi Covid-19 di Jakarta, pada hari Jumat (19/3). Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Opik Taupik menyampaikan dukungan penuh PT PELNI pada program vaksinasi yang tengah digencarkan oleh pemerintah. "Kru KM Kelud menjadi perwakilan PELNI pada program vaksinasi tahap kedua di Jakarta. Ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung langkah pemberian vaksinasi yang digaungkan oleh Pemerintah kepada Masyarakat Indonesia," terang Opik Taupik.  Selain kru kapal, Opik merinci bahwa para pegawai PELNI yang menjalankan kegiatan operasional turut mendapatkan vaksinasi secara bertahap, mulai dari di cabang Balikpapan, Manokwari, Fak-Fak, Merauke, Palu, Biak, hingga Jayapura. "Untuk kru kapal dan rekan-rekan di cabang lainnya masih dalam penjadwalan dan kami harapkan dapat dilakukan secara bertahap," terangnya.  Opik Taupik menambahkan, dengan dimulainya penyuntikan vaksinasi Covid-19 kepada pegawai PELNI yang melaksanakan kegiatan operasional, diharapkan dapat melindungi dan menambah kepercayaan diri pegawai PELNI untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. "Walaupun vaksinasi telah dilakukan, protokol kesehatan dan pelaksanaan 5M dalam kegiatan operasional dan pelayaran tetap kami tegakkan, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak, terlebih sesaat lagi akan masuk masa angkutan lebaran 2021," tambahnya. Dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), PT PELNI senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi penumpang dan kru kapal. Seluruh kapal PELNI juga rutin disemprot dan dibersihkan dengan desinfektan untuk memastikan kapal steril dalam setiap perjalanannya. Kapal PELNI juga masih menerapkan tingkat keterisian sebesar 50 persen dari kapasitas kapal, sehingga para penumpang dapat menerapkan jarak physical distancing dengan nyaman.  PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas pelayaran.  Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan (3TP). Kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas pelayaran. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 kapal Rede. Untuk melayani bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 trayek khusus untuk angkutan ternak. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini