Dorong Kemajuan Perdagangan, PIS Eksekusi Program Kedubes RI-Jepang

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Senin, 17 Januari 2022 | 15:22 WIB

PT Pertamina International Shipping (PIS) kejar peluang kerja sama dengan perusahaan global, salah satunya yang diincar saat ini merupakan kolaborasi kegiatan pekerjaan dengan perusahaan Jepang.  Kerja sama strategis atau strategic partnership merupakan program rangkaian unlock value untuk mengembangkan bisnis PIS sebagai subholding integrated marine and logistics Pertamina. PIS memiliki target menjadi Asian leading integrated marine logistic company dan memperoleh revenue sekitar US$ 4 miliar di tahun 2030.  Dalam mencari mitra strategis, PIS berkoordinasi dan bersinergi dengan para pemangku kepentingan terkait. Salah satunya adalah dengan Kedutaan Besar RI untuk Jepang. Diskusi internal antara Kedubes RI untuk Jepang dan PIS berlangsung pada Jumat (07/01) lalu dan dihadiri oleh; Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi, Komisaris Utama PIS, Junaedy Ganie, Komisaris PIS, Satya W. Yudha, CEO PIS, Erry Widiastono, Direktur Perencanaan Bisnis, PIS Wisnu Medan Santoso. Selain itu diskusi ini turut dihadiri oleh Direktur Keuangan PIS, Diah Kurniawati, Direktur Niaga PIS, Harry Budi Sidharta, Direktur Operasi PIS, Arief K. Rosdianto, Direktur Armada PIS, I Puja Astawa, dan Direktur PT Peteka Karya, Tirta Hari Purnomo.  Pembahasan diskusi fokus dengan strategi bisnis PIS di tahun ini untuk mencari mitra strategis. Diharapkan, kedutaan besar RI untuk Jepang dapat membantu dan mendukung PIS dalam proses diplomasi dan negosiasi dengan para calon investor di Jepang.  Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi menyebut kerja sama Jepang dan Indonesia masih terbuka cukup luas. Kerja sama tersebut salah satunya adalah di sektor transisi energi, logistik energi, dan petrokimia. Heri menekankan untuk bisnis logistik energi bisa dirancang secara jangka panjang agar menguntungkan kedua belah pihak.  Ia juga menyinggung soal kebutuhan amonia yang sangat besar di Jepang, di mana Indonesia merupakan salah satu pemasok terbesar ke negeri sakura tersebut. Tentu dengan adanya kebutuhan amonia Jepang dari Indonesia sangat besar, perusahaan siap membantu PIS untuk menjembatani dengan pelaku usaha.  CEO Pertamina International Shipping, Erry Widiastono, memaparkan rencana strategic partnership dengan Jepang disiapkan dengan matang oleh perusahaan, dengan target bisa dipenuhi pada tahun ini. “Dengan melibatkan kedutaan besar dan pemerintah, tentunya bisa menunjukkan keseriusan PIS dalam kerja sama. Unlock value ini, bukan hanya untuk memperbesar revenue perusahaan tetapi juga untuk diversifikasi bisnis. Di antaranya diversifikasi ke arah ramah lingkungan, green bisnis dan green shipping juga masuk di dalamnya,” ujar Erry.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini