Dorong Peningkatan Kualitas Pelajar, Jamkrindo Gelar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di Indramayu

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 7 Juli 2024 | 17:45 WIB
Jamkrindo gelar edukasi pencegahan pernikahan dini di Indramayu, sinergi dengan sejumlah pihak untuk dorong peningkatan kualitas pendidikan (Dok. Jamkrindo)
Jamkrindo gelar edukasi pencegahan pernikahan dini di Indramayu, sinergi dengan sejumlah pihak untuk dorong peningkatan kualitas pendidikan (Dok. Jamkrindo)

Kabar BUMN - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kehidupan pelajar melalui kegiatan edukasi bertajuk “Jangan Dulu Menikah” di Indramayu.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi dan mencegah pernikahan dini yang marak terjadi di daerah tersebut.

Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Aribowo, menekankan bahwa kualitas kehidupan anak merupakan indikator penting bagi kemajuan bangsa.

Baca Juga: Tips Mendapatkan Foto-Foto Memukau Saat Wisata Meskipun Hanya Modal Kamera HP

Oleh karena itu, Jamkrindo mengambil langkah proaktif dalam upaya pencegahan pernikahan dini demi memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang optimal.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkomitmen senantiasa medukung peningkatan pendidikan berkualitas.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Jamkrindo bekerja sama dengan PAUD Inspirasi Indonesia dan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) menyelenggarakan edukasi "Usia Sekolah Jangan Dulu Nikah" di SMPN 2 dan SDN 2 Karangsong, Indramayu, Jawa Barat.

Baca Juga: Pengelolaan Risiko ESG Kuat, Rating Sustainalytics BRI Terus Membaik

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dari Kamis (20/06/2024) hingga Sabtu (22/06/2024).

Aribowo menjelaskan bahwa pernikahan anak adalah masalah multidimensi yang dapat disebabkan oleh kemiskinan, norma sosial, motif ekonomi, kondisi geografi, kurangnya akses pendidikan, ketidaksetaraan gender, dan ketiadaan akses layanan serta informasi kesehatan reproduksi.

Aribowo menekankan perlunya kerja sama berbagai pihak untuk mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya pernikahan dini.

Baca Juga: Top 5 Pantai Pasir Putih di Gunungkidul, Wajib Masuk List Destinasi Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

Jamkrindo berharap melalui edukasi ini, jumlah pernikahan usia anak dapat berkurang.

”Edukasi tentang penundaan pernikahan anak membawa banyak manfaat yang signifikan, mulai dari peningkatan kesehatan dan kesejahteraan individu, pemberdayaan perempuan, hingga pengurangan kemiskinan dan peningkatan stabilitas sosial."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: jamkrindo.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini