Kemenko Marves Meresmikan Bandara Dhoho Kediri Hasil Pembangunan WEGE

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 20 Oktober 2024 | 15:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan Bandara Dhoho Kediri pada Jumat (18/10/2024). (DOK. WEGE)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan Bandara Dhoho Kediri pada Jumat (18/10/2024). (DOK. WEGE)

Kabar BUMN - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan Bandara Dhoho Kediri pada Jumat (18/10/2024).

Bandara Dhoho Kediri merupakan proyek bandara pertama dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang dikerjakan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung).

Presiden Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDhI) Istata T Siddharta menyampaikan optimismenya terhadap perkembangan Bandara Dhoho Kediri.

Baca Juga: Jaga Kelestarian Fauna Endemik, WEGE Revitalisasi Taman Bermain Pusat Konservasi Beruang Madu di Balikpapan

Istata mengatakan, “SDhI mempersembahkan Bandara Dhoho ini sebagai ‘A Gift to the Nation’. Bandara ini adalah sebuah kontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan ekonomi Indonesia.”

Keberadanaan Bandara Dhoho Kediri juga membuka akses yang lebih luas ke daerah-daerah di Jawa Timur bagian selatan, termasuk wilayah selingkar Wilis seperti Kabupaten Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, dan Madiun.

Dalam pengerjaan Bandara Dhoho Kediri, WIKA Gedung sebagai kontraktor utama dalam proyek ini menyelesaikan pembangunan dengan standar internasional dengan kualitas tertinggi dan tepat waktu.

Baca Juga: Bangganya WEGE, Dua dari Tujuh PLBN yang Diresmikan Presiden Hasil Pembangunannya

Ini menegaskan komitmen WIKA Gedung dalam meningkatkan kualitas konstruksi di tanah air serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Luhut mengatakan, kehadiran Bandara Dhoho Kediri adalah momen bersejarah bagi perkembangan konektivitas di Jawa Timur.

“Bandara Dhoho juga membawa dampak signifikan bagi perekonomian daerah. Dengan adanya fasilitas modern ini, lapangan kerja baru tercipta, pendapatan masyarakat meningkat, dan Kediri semakin berpotensi menjadi pusat ekonomi baru di Jawa Timur,” ujarnya.

Baca Juga: Tuntaskan Tugas Kementerian Perhubungan, WEGE Rampungkan Proyek Gedung Geomaritim PIP Makassar

Secara fisik, Bandara ini memiliki panjang runway 3.300 x 60 meter, apron komersial berukuran 548 x 141 meter, apron VIP berukuran 221 x 97 meter, empat taxiway, dan lahan parkir seluas 37.108 meter persegi.

Sisi darat bandara dilengkapi dengan terminal penumpang seluas 18.000 meter persegi yang berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun. Bandara ini juga mampu menampung pesawat berbadan besar seperti Boeing 777.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini