KAI Logistik Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Moda KA untuk Mendorong Green Logistics

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:00 WIB
KAI Logistik mendorong pelaku usaha berkolaborasi mewujudkan sistem logistik yang lebih ramah lingkungan. (DOK. KAI Logistik)
KAI Logistik mendorong pelaku usaha berkolaborasi mewujudkan sistem logistik yang lebih ramah lingkungan. (DOK. KAI Logistik)

Kabar BUMN - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mendorong pelaku usaha berkolaborasi mewujudkan sistem logistik yang lebih ramah lingkungan.

Upaya penerapan green logistics dari KAI Logistik ini dalam rangka mendukung pengurangan emisi karbon.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah mengungkapkan, “Moda kereta api memiliki peran strategis dalam mendukung penerapan green logistics di sektor transportasi.”

Baca Juga: KAI Logistik Pastikan Kesiapan dan Keandalan Infrastuktur TBB Kramasan

KAI Logistik meyakini untuk menjaga komitmen terhadap green logistics, kolaborasi antara semua pihak industri, termasuk pelaku usaha, sangat penting dalam menciptakan solusi logistik yang berkelanjutan dan menguntungkan secara bisnis.

Pendekatan bisnis ramah lingkungan tidak hanya memberikan manfaat bagi planet, tetapi juga menghadirkan efisiensi dalam biaya operasional dan kinerja logistik.

Fredi menjelaskan, satu rangkaian kereta api kontainer mampu mengangkut hingga 30 gerbong datar, setara dengan 60 truk berkapasitas 20 ton.

Baca Juga: KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Logistik dalam Mendukung Pembangunan IKN

“Dengan beralih ke moda transportasi kereta api, kita tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga menjaga infrastruktur jalan dengan mengurangi beban berlebih. Pada sisi ekonomi, juga menekan biaya pemeliharaan jalan,” jelas Fredi.

Komitmen green logistics sendiri telah mendapatkan tanggapan positif dari para pelaku usaha yang semakin serius dalam memanfaatkan moda transportasi kereta api sebagai solusi logistik yang lebih ramah lingkungan.

Ini tercermin dari meningkatnya kinerja volume angkutan kontainer KAI Logistik hingga September 2024 yang mencapai sekitar 1,7 juta ton, meningkat sebesar 14% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 yaitu 1,5 juta ton.

Baca Juga: Triwulan III/2024, KAI Logistik Catatkan Pertumbuhan Volume Mencapai 7.619.168 Ton

“Kenaikan ini mengindikasikan bahwa pelaku usaha semakin tertarik untuk beralih ke transportasi yang lebih berkelanjutan, terutama pada rute-rute strategis seperti Trans-Jawa,” ungkap Fredi.

Di samping itu, KAI Logistik mencermati perkembangan kebijakan pajak karbon yang saat ini sedang dalam penggodokan dan dijadwalkan akan diberlakukan pada tahun 2025 mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini