Kabar BUMN - KAI Commuter tegas melarang masyarakat beraktivitas di jalur kereta dan area stasiun, kecuali untuk kepentingan operasional kereta api (KA).
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus, mengingatkan akan potensi bahaya bagi keselamatan masyarakat yang melakukan berbagai aktivitas yang dilakukan di sekitar jalur kereta selain untuk operasional KA.
Aktivitas lainnya di sepanjang jalur kereta dan area stasiun, seperti bermain, berolahraga, dan lainnya sangat membahayakan keselamatan masyarakat itu sendiri dan kenyamanan pengguna.
Baca Juga: Hari Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Commuter Wujudkan Program Green Commuter
“Kereta api tidak dapat berhenti mendadak, dikarenakan kecepatan kereta yang tinggi dan panjangnya jarak yang dibutuhkan untuk melakukan pengereman,” ungkap Joni di Jakarta,
Selain itu, aktivitas di sepanjang jalur kereta dapat dikenai sanksi hukum karena telah melanggar ketentuan dalam undang-undang yang berlaku.
Sementara terkait aktivitas yang dilakukan di area stasiun, selain untuk layanan pengguna kereta, juga harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku.
Baca Juga: KAI Commuter Berlakukan Promo Tarif Commuter Line Basoetta, Harga Tiket Mulai Rp15.000
Joni menambahkan, hal tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna kereta api saat berada di area stasiun.
Tercatat sepanjang tahun 2024 kemarin, rata-rata volume pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek sebanyak 1 juta lebih pengguna pada hari kerja dan sebanyak 765 ribu orang lebih pada akhir minggu dan hari libur.
Stasiun juga kerap dimanfaatkan pengguna untuk melakukan aktivitas lain selama menunggu perjalanan keretanya.
Baca Juga: KAI Commuter Uji Coba Pasang “Foot Step” di Empat Rangkaian Commuter Line
Dari angka volume pengguna tersebut, KAI Commuter terus berkomitmen dalam meningkatkan fasilitas-fasilitas untuk mendukung keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengguna di area stasiun.
“Selain untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api. Hal tersebut kami lakukan agar para pelanggan juga merasa nyaman dan aman dalam menggunakan transportasi kereta api, khususnya Commuter Line,” tutup Joni.***
Artikel Terkait
Jasa Marga Gelar Sosialisasi Bahaya Pembakaran Pasca Panen di Wilayah Jalan Tol Palimanan-Kanci
Pertamina EP OGT Field Gelar Sosialiasi Tanggap Darurat Bahaya Kebakaran Bagi Warga Sekitar Operasi
PHR Edukasi Ribuan Anak TK Tentang Bahaya Api dan Peranan Satuan Pemadam Kebakaran
Cuaca Ekstrim Diprediksi Masih Berlanjut, PLN Bagikan Tips Menghindari Potensi Bahaya Listrik
Tegas! KAI Larang Keras Aktivitas di Jalur Kereta Api, Berharap Insiden Tragis di Karawang Tidak Terulang
Puluhan Anak TK Santa Maria Mentok Belajar Tentang Bahaya Api Bersama PT Timah, Salah Satu Siswa: Seru, Main Semprot Air untuk Memadamkan Api