Kabar BUMN - Implementasikan teknologi ramah lingkungan, sejak tahun 2023 PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan sistem face recognition pengganti tiket fisik berbahan kertas saat proses boarding.
Saat ini terdapat 10,6 juta penumpang yang telah memanfaatkan face recognition. Dengan begitu, KAI hemat anggaran pembelian 25.298 rol kertas tiket senilai Rp379.462.929 dan menyelamatkan jutaan pohon.
Selain ramah lingkungan, Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, penerapan face recognition mempermudah proses boarding dan mengurangi antrean, terutama saat periode ramai.
Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, KAI Hadirkan Face Recognition Boarding Gate
“Sejak awal diluncurkan pada 28 September 2022 hingga 6 Maret 2025, face recognition telah digunakan oleh 10.624.962 penumpang kereta api di Pulau Jawa dan Sumatera,” ungkap Anne.
Detailnya, tahun 2023 jumlah penumpang yang menggunakan fasilitas ini mencapai 2.922.780 penumpang, kemudian meningkat signifikan pada tahun 2024 menjadi 7.141.649 penumpang
“Dengan adanya face recognition, penumpang cukup melakukan pemindaian wajah di gate boarding. Jika identitas diri, data tiket dan syarat lainnya telah sesuai maka secara otomatis pintu boarding akan terbuka,” kata Anne.
Baca Juga: Mempercepat Proses Boarding, 10,3 Juta Penumpang KAI Beralih ke Face Recognition
Untuk mendukung angkutan mudik Lebaran, fasilitas face recognition terdapat di 21 Stasiun KAI, yaitu Daerah Operasi 1 Jakarta: Gambir, Pasar Senen dan Bekasi, Daerah Operasi 2 Bandung: Bandung dan Kiaracondong.
Daerah Operasi 3 Cirebon: Cirebon, Daerah Operasi 4 Semarang: Semarang Tawang Bank Jateng, Pekalongan, Semarang Poncol dan Tegal, Daerah Operasi 5 Purwokerto: Purwokerto dan Kutoarjo.
Kemudian Daerah Operasi 6 Yogyakarta: Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan, Daerah Operasi 7 Madiun: Madiun.
Baca Juga: Mengenal Wajah, 20 Stasiun Kereta Api Kini Manfaatkan Fasilitas Face Recognition
Daerah Operasi 8 Surabaya: Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, dan Malang, Daerah Operasi 9 Jember: Jember, serta Divisi Regional I Sumatera Utara: Medan.
Anne menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keamanan data pada fitur face recognition yang dipergunakan KAI.
Artikel Terkait
Transfer Knowledge Sukses, KAI Group Siapkan SDM Andal untuk Operasional Whoosh
KAI Sudah Jual 1,9 Juta Tiket KA Jarak Jauh untuk Periode Angkutan Lebaran 2025, Masih Tersedia 1,5 Juta Tiket
Kerja di Stasiun saat Lebaran? KAI Services Kembali Buka Rekrutmen Parking Excellence!
Ramadan Festive 2025, KAI Gelar Flash Sale Tiket Lebaran, Ada Diskon 20% untuk Pembelian Tanggal 18-19 Maret
KAI Commuter Mempersiapkan QRIS Tap untuk Commuter Line, Rencana Go Live September 2025
KAI Hadirkan Livery Tematik Idulfitri, Dukung Industri Kreatif Lokal