BRI Siapkan Dana Rp3 Triliun untuk Buyback Saham dalam Waktu 12 Bulan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 15 April 2025 | 17:30 WIB
BRI melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) sebagai langkah strategis untuk mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. (DOK. BRI)
BRI melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) sebagai langkah strategis untuk mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. (DOK. BRI)

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) sebagai langkah strategis untuk mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan.

Langkah buyback setelah memeroleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 24 Maret 2025 lalu dengan jumlah sebesar-besarnya Rp3 triliun.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi melalui pers rilis, Senin (14/4/2025), mengungkapkan, buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lama 12 bulan setelah tanggal RUPST.

Baca Juga: UMKM Binaan BRI Sukses Tembus Pasar Global, Kini Raih Omzet Ratusan Juta

Sebagai tahap awal, BRI melaksanakan buyback periode pertama pada bulan April 2025 sebagai bagian dari strategi perseroan dalam meningkatkan kepercayaan investor.

Buyback juga mempertimbangkan kondisi makro ekonomi global dan domestik, di antaranya efek dari kebijakan tarif baru yang diumumkan oleh pemerintahan Presiden AS dan ketidakpastian arah kebijakan benchmark rate dalam hal ini adalah The Federal Funds Rate (FFR).

Keputusan buyback periode ini menunjukkan komitmen kuat BRI dalam menjaga kepentingan pemegang saham di tengah fluktuasi pasar.

Baca Juga: Kisah Kartini Modern di Pamulang Memperjuangkan Ekonomi Keluarga Naik Kelas dengan KUR BRI

Di samping itu, buyback BBRI juga dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk Pasal 43 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 29 Tahun 2023.

“Melalui aksi korporasi ini perseroan telah mempertimbangkan dengan cermat kondisi likuiditas dan posisi keuangan saat ini, sehingga pelaksanaan buyback tidak akan mengganggu kesehatan keuangan BRI”, ungkapnya.

Sebagai informasi, BRI telah melaksanakan buyback dalam rangka Program Kepemilikan Saham Pekerja, dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris sejak tahun 2015.

Baca Juga: Persiapkan Masa Depan Nyaman dengan Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI: BRIFINE

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk mendorong engagement pekerja terhadap keberlanjutan peningkatan kinerja Perusahaan dalam jangka panjang.

Hendy mengatakan, “Buyback BBRI diproyeksikan akan meningkatkan motivasi dan kinerja Insan BRILiaN, sehingga dapat lebih optimal terhadap pencapaian target sehingga dapat berujung pada peningkatan kinerja Perseroan.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini