Kabar BUMN - PLN Nusantara Power (PLN NP) turut berpartisipasi di Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2025 dengan membawa empat inovasi unggulannya.
Yakni, Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG), Hydrogen Refueling Station, mobil listrik hybrid berbahan bakar hidrogen H-E Nusantara, serta teknologi produksi Green Hydrogen dari Green Hydrogen Plant (GHP) Muara Karang.
Dengan keempat inovasinya tersebut, PLN NP siap memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam transisi energi berkelanjutan.
Baca Juga: 635,52 GWH Energi Bersih Sukses PLN NP Pasok untuk Memenuhi Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri
Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menyatakan, inovasi dalam pengembangan hidrogen dilakukan untuk mendukung NZE Indonesia tahun 2060.
"Inovasi hidrogen kami bukan hanya wacana, tapi bukti nyata menuju NZE 2060. GHES 2025 adalah momen strategis untuk memperluas kolaborasi global," tegas Ruly.
Adapun terkait inovasinya, HFCG merupakan generator berbahan bakar hidrogen hijau yang telah sukses memasok listrik bebas emisi untuk PLN Electric Run 2024 dengan mengurangi 14 ton CO₂ dan beberapa event nasional lainnya.
H-E Nusantara adalah mobil hybrid hidrogen-listrik karya kolaborasi PLN NP-ITS dengan jarak tempuh 270 km dan refueling hidrogen hanya 5 menit.
Sedangkan GHP merupakan produksi hidrogen hijau di PLTGU Muara Karang dengan kapasitas 95 ton/tahun. Produksi ini selain digunakan untuk pendingin generator juga dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.
GHES 2025 diselenggarakan Indonesia Fuelcell and Hydrogen Energy (IFHE) pada 15-17 April di Jakarta International Convention Center (JICC) dengan menghadirkan konferensi, pameran, business matching, hingga uji coba kendaraan hidrogen.
Acara ini fokus pada beberapa poin penting, termasuk kebijakan pemerintah terkait roadmap hidrogen nasional dan regulasi menuju netral karbon, peluang investasi hidrogen bersih di Nusantara, serta ambisi korporasi multinasional dalam pengembangan pasar hidrogen global.
Dengan menggabungkan diskusi kebijakan, teknologi, bisnis, dan praktik langsung, GHES 2025 bertujuan mempercepat transisi energi bersih melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.***
Artikel Terkait
Angkutan Lebaran Selesai, PELNI Mengangkut Sebanyak 646.554 Orang
PLN Akselerasi Pengembangan Hidrogen di Tanah Air untuk Mencapai Swasembada Energi
SIG Anggarkan Rp300 Miliar untuk Buyback Saham, Tegaskan Kekuatan Fundamental dan Komitmen Jangka Panjang
Pertamina Ajak Mahasiswa Universitas Pertamina Hadapi Tantangan Energi Masa Depan
Jakarta Electric PLN Gaet Bintang Voli AS Kelsey Robinson Cook untuk Perkuat Tim di Final Four Proliga 2025