BRI Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun Hingga Akhir Maret 2025, 62 Persen ke Sektor Produksi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 25 April 2025 | 19:00 WIB
BRI salurkan KUR senilai Rp42,23 triliun hingga akhir Maret 2025, 62 persen ke sektor produksi. (DOK. BRI)
BRI salurkan KUR senilai Rp42,23 triliun hingga akhir Maret 2025, 62 persen ke sektor produksi. (DOK. BRI)

Kabar BUMN - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp42,23 triliun hingga akhir triwulan I tahun 2025.

Jumlah tersebut setara 24,13% dari alokasi tahun 2025 sebesar Rp175 triliun yang ditetapkan pemerintah.

Selama periode tersebut, sebanyak 975 ribu debitur pengusaha UMKM telah memperoleh manfaat KUR yang disalurkan BRI.

Baca Juga: BRI dan Holding Ultra Mikro Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Perempuan di Hari Kartini

BRI juga memastikan penyaluran KUR diarahkan ke sektor-sektor strategis yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, yang tercermin dari penyaluran KUR sebesar 62,43% ke sektor produksi.

Sektor pertanian menjadi sektor ekonomi dengan jumlah penyaluran terbesar, mencapai Rp18,09 triliun. Capaian ini mencerminkan komitmen BRI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

BRI konsisten menerapkan manajemen risiko yang prudent dalam penyaluran KUR. Per Maret 2025, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tercatat sebesar 2,29%, mencerminkan portofolio yang sehat dan pengelolaan risiko yang optimal.

Baca Juga: Semangat Kartini Masa Kini: Kisah Sukses Suryani Bangun Usaha dari Nol hingga Naik Kelas Berkat Pendanaan KUR BRI

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menjelaskan, penyaluran KUR yang berfokus pada sektor produktif merupakan bentuk keberpihakan nyata BRI terhadap pembangunan ekonomi nasional.

“BRI meyakini bahwa pembiayaan yang tepat sasaran dapat menciptakan multiplier effect yang signifikan, khususnya dalam mendorong kemandirian usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” terangnya.

Fokus pada sektor pertanian merupakan bagian dari strategi BRI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: BRI Siapkan Dana Rp3 Triliun untuk Buyback Saham dalam Waktu 12 Bulan

Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, serta mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Hal ini sekaligus menunjukkan peran BRI dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh dan inklusif,” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini