PLN NP Gandeng TNI AD Menjaga Keandalan Sistem Penerimaan dan Pengujian Energi Primer

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 5 Mei 2025 | 12:30 WIB
Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dan Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto usai menandatangani perjanjian kerja sama pada Rabu (30/4/2025). (DOK. PLN NP)
Asisten Teritorial Kasad, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dan Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto usai menandatangani perjanjian kerja sama pada Rabu (30/4/2025). (DOK. PLN NP)

Kabar BUMN - PT PLN Nusantara Power (PLN NP) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bentuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Rangka Penerimaan dan Pengujian Energi Primer.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Rabu (30/4/2025) di Jakarta.

Melalui perjanjian ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keandalan sistem penerimaan dan pengujian energi primer, seperti batu bara, biomassa, dan BBM di sejumlah PLTU milik PLN NP.

Baca Juga: Di GHES 2025, PLN NP Dorong Ekosistem Hidrogen Nasional Lewat Inovasi Strategis Menuju NZE 2060

Dukungan personel TNI AD akan dilakukan dalam bentuk pendampingan langsung serta pelatihan intensif yang dirancang oleh PLN NP.

Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menyampaikan, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama teknis, tetapi sebuah langkah strategis untuk memastikan pasokan energi primer yang andal, aman, dan berintegritas tinggi.

“Bersama TNI AD, kami percaya kualitas dan ketepatan pengujian energi primer akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menjamin keandalan pasokan listrik nasional,” ujar Ruly.

Baca Juga: 635,52 GWH Energi Bersih Sukses PLN NP Pasok untuk Memenuhi Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri

Ruang lingkup perjanjian ini meliputi wilayah kerja yang tersebar di Sumatra dan Jawa pada tahun 2025.

Seperti PLTU Nagan Raya, PLTU Sebalang, serta PLTU Indramayu, Rembang, Tanjung Awar-awar, Pacitan, dan Paiton Unit 9. Pada periode 2026 hingga 2028, kerja sama akan diperluas ke PLTU Tenayan, Paiton Unit 1-2, dan PLTU Punagaya.

TNI AD akan menugaskan personel terpilih untuk menjalani pelatihan teknis oleh PLN NP, termasuk dalam proses penerimaan dan pengujian energi primer seperti initial draught survey, sampling, final draught survey, hingga penertiban pihak yang mengganggu kegiatan operasional di area vital PLTU.

Baca Juga: Kerja Sama dengan PLN NP, PLN Icon Plus Siap Dukung Penyediaan Jaringan Andal ke Sembilan lokasi PLTMH

Perjanjian ini berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama. Kolaborasi ini juga sejalan dengan Nota Kesepahaman antara Kementerian BUMN dan TNI tentang Sinergisitas Tugas dan Fungsi, yang diteken pada 25 Maret 2024.

Dengan kerja sama ini, PLN NP menegaskan komitmennya dalam menghadirkan keandalan pasokan listrik nasional melalui sistem pengujian energi primer yang profesional, transparan, dan berdampak langsung pada ketahanan energi Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini