Kabar BUMN – PT Len Industri (Persero), induk holding DEFEND ID, tampil aktif dalam forum diskusi bergengsi ‘The US-ASEAN Business Council’ (USABC) yang mengangkat isu-isu strategis di bidang Dirgantara, Pertahanan, dan Keamanan.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 delegasi dari sektor pemerintah, swasta, perwakilan kedutaan besar, serta pelaku industri internasional, dengan menghadirkan 20 pembicara utama.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, secara resmi membuka forum tersebut.
Baca Juga: Komisi VI DPR RI Apresiasi Becak Listrik Karya PT Len Industri
Dalam pidatonya, Sjafrie menegaskan bahwa kerja sama antarnegara menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika ancaman keamanan kawasan yang kian kompleks.
Pada sesi diskusi bertema “Memperkuat Kerja Sama Bersama: Tantangan dan Peluang dari Perspektif AS dan Indonesia”, Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Joga Dharma Setiawan, didampingi Direktur Bisnis dan Kerja Sama Irwan Ibrahim, tampil sebagai panelis dan menyoroti peran penting industri pertahanan dalam memperkuat keamanan nasional Indonesia.
“Terdapat instrumen vital untuk memperkuat pertahanan dan keamanan nasional, mulai dari sistem pengawasan bawah air, satelit militer, sistem radar, rudal, pesawat tanpa awak (UAV), pesawat tempur, kapal perang, kendaraan tempur, amunisi, hingga sistem persenjataan,” ungkap Joga.
Baca Juga: Len Industri Dapat Mandat Baru: Percepat Produksi Becak Listrik dari Menhan RI
Ia menekankan bahwa pencapaian target strategis tersebut memerlukan dukungan kebijakan negara serta arah diplomasi yang mendukung terjalinnya kolaborasi berkelanjutan.
“Hal ini didukung oleh enam pilar utama: kerangka kebijakan dan hukum yang kuat, kemitraan industri, ekosistem riset dan inovasi bersama, pengembangan SDM, pemanfaatan platform regional dan global, serta tata kelola yang transparan,” tambahnya.
Selain itu, Joga juga menyoroti potensi teknologi dual-use—yang dapat digunakan untuk keperluan sipil maupun militer—sebagai peluang pasar dan investasi yang sangat menjanjikan.
“Dengan mendorong kebijakan dan kemitraan yang berorientasi pada inovasi, investasi bersama, dan komersialisasi teknologi, Indonesia tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi nasional,” tutup Joga dalam sesi tersebut.
Partisipasi aktif Len Industri dalam forum ini mempertegas peran strategis BUMN pertahanan Indonesia dalam memperkuat diplomasi teknologi dan membuka jalan menuju kolaborasi internasional yang saling menguntungkan.***
Artikel Terkait
PT Len Industri Buka Lowongan Magang Bersertifikat Resmi Kementerian BUMN, Simak Posisi dan Kualifikasinya
Lowongan Magang BUMN di PT Len Industri! Daftar Sekarang untuk Posisi Project Deployment Center Support
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau PT Len Industri, Dorong Modernisasi Pertahanan
Len Industri Dapat Mandat Baru: Percepat Produksi Becak Listrik dari Menhan RI
Komisi VI DPR RI Apresiasi Becak Listrik Karya PT Len Industri