Kabar BUMN – PT DAHANA, perusahaan bahan peledak milik negara yang menjadi bagian dari holding industri pertahanan DEFEND ID, mendapat kunjungan kehormatan dari Delegasi Tinggi Departemen Pertahanan Nasional (DND) Filipina di kawasan Energetic Material Center (EMC), Subang, Jawa Barat pada Kamis (10/7/2025).
Delegasi Filipina dipimpin oleh dua pejabat tinggi, USEC Salvador Melchor B. Mison Jr., Undersecretary for Acquisition and Resource Management, serta USEC Rene S. Diaz, Undersecretary for Defense Technology Research and Industry Development.
Turut mendampingi sejumlah pejabat militer dan teknis dari Filipina.
Baca Juga: DAHANA Gelar Program SUARA untuk Sambut Tahun Baru Islam Bersama Anak Yatim
Kunjungan ini difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan RI dan dihadiri pula oleh sejumlah pejabat Kemhan, termasuk Kolonel Kav. S. Iskandar, S.I.P., Kepala Subdirektorat Program Kerja Sama, Ditjen Pothan.
Rangkaian acara dimulai dengan penyambutan resmi oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan PT DAHANA, Yusep Nugraha, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi di sektor pertahanan, khususnya antara dua negara sahabat dan sesama anggota ASEAN, Indonesia dan Filipina.
Baca Juga: Ciptakan Ekosistem Kerja yang Aman, DAHANA Resmikan Sistem Keamanan Terpadu Area Ring 1
“Kami merasa sangat terhormat menerima kunjungan ini.
"Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk membuka jalan kerja sama strategis, seperti riset bersama, transfer teknologi, dan pengembangan industri pertahanan regional yang lebih mandiri dan kompetitif,” ujar Yusep.
Dalam presentasinya, Yusep memaparkan bahwa PT DAHANA merupakan pionir industri bahan peledak di Indonesia, yang berakar dari proyek AURI pada tahun 1966 di Tasikmalaya.
Baca Juga: Dahana Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Purwakarta, 249 Warga Terdampak
Sejak berpindah ke Subang pada 2012, DAHANA terus tumbuh pesat dengan membangun EMC—pusat bahan peledak terintegrasi terbesar di Asia Tenggara.
Yusep juga menjelaskan bahwa sejak 2022, PT DAHANA telah menjadi bagian dari DEFEND ID, holding BUMN pertahanan nasional yang mencakup PT LEN Industri, PT PINDAD, PT PAL Indonesia, PT Dirgantara Indonesia, dan PT DAHANA sebagai pilar utama di bidang bahan peledak atau energetic materials.
Artikel Terkait
Iduladha 1446 H, DAHANA Serahkan Hewan Kurban di Subang
DAHANA Gandeng UAD dan Mitra Strategis Perkuat Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional
Dahana Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Purwakarta, 249 Warga Terdampak
Ciptakan Ekosistem Kerja yang Aman, DAHANA Resmikan Sistem Keamanan Terpadu Area Ring 1
DAHANA Gelar Program SUARA untuk Sambut Tahun Baru Islam Bersama Anak Yatim