Langkah Hilirisasi MIND ID Tingkatkan Nilai Tambah Bauksit Hingga 70 Kali Lipat

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 07:30 WIB
Acara MediaMIND 2025 di Universitas Sumatera Utara, Medan, pada Selasa (27/8/2025). (DOK. MIND ID)
Acara MediaMIND 2025 di Universitas Sumatera Utara, Medan, pada Selasa (27/8/2025). (DOK. MIND ID)

Kabar BUMN - Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), terus menggiatkan proses hilirisasi bauksit yang diolah menjadi aluminium bernilai tambah tinggi.

Dalam acara MediaMIND 2025 di Universitas Sumatera Utara, Medan, pada Selasa (27/8/2025), Grup Head Business and Development INALUM Al Zufri menjelaskan, hilirisasi bauksit kunci meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dalam negeri.

Bauksit bernilai sekitar 40 dolar, setelah diolah menjadi alumina dan selanjutnya aluminium nilainya bisa mencapai hingga 2.800 dolar.

Baca Juga: DAMRI Apresiasi Pelanggan Setia Melalui Cerita Sobat, Inspirasi Hebat di Hari Pelanggan Nasional 2025

Lebih dari meningkatkan nilai komoditas, langkah ini memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Transformasi bauksit mentah dengan nilai rendah menjadi produk aluminium bernilai tinggi diharapkan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), serta memperkuat rantai pasok industri yang mandiri di masa mendatang.

Komitmen ini juga mendukung agenda nasional dalam dekarbonisasi, sejalan dengan visi keberlanjutan.

Baca Juga: PEPC Gelar Panen Raya Hortikultura Hasil Program Langit Biru Jambaran Tiung Biru

Lebih lanjut, ia menjelaskan, INALUM dan ANTAM mendirikan PT Borneo Alumina Indonesia untuk mengelola Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, yang menjadi pilar utama dalam menjamin pasokan bahan baku untuk industrialisasi masa depan Indonesia.

Kehadiran SGAR ini memastikan pasokan alumina domestik tetap stabil dan mengurangi ketergantungan pada impor.

“Hilirisasi adalah fondasi pembangunan industri berkelanjutan. Tahun 2025, kami akan sepenuhnya menggunakan alumina domestik sejalan dengan implementasi UU Minerba,” ujarnya.

Baca Juga: Teguhkan Posisinya Menjadi Urat Nadi Logistik Nasional, Jembatan Nusantara Angkut 1,3 Juta Kendaraan di 19 Lintasan

Selain fokus pada aspek ekonomi, INALUM juga aktif mendukung agenda dekarbonisasi nasional. Perseroan telah memulai program substitusi penggunaan High-Speed Diesel (HSD) B30 menjadi Liquefied Natural Gas (LNG) di Baking Plant INALUM.

"Langkah ini berhasil menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 3.700 tCO2e per tahun, yang sekaligus mendukung transisi energi dan peningkatan kualitas lingkungan hidup di daerah operasional," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini