Kabar BUMN - PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pacitan berhasil memanfaatkan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) menjadi kompos organo-mineral yang digunakan untuk memperbaiki kualitas tanah di lahan seluas 6 hektar di wilayah Pacitan, Jawa Timur.
Program dalam upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan penerapan prinsip circular economy ini bagian dari komitmen PLN Nusantara Power dalam mengimplementasikan pengelolaan limbah berbasis nilai tambah, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.
FABA yang telah melalui proses pengujian laboratorium terbukti memiliki kandungan mineral seperti kalsium, silika, dan magnesium yang dapat meningkatkan pH tanah, memperbaiki struktur tanah, serta menambah unsur hara mikro.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan, PLN NP sedang menginisiasi program ini dapat direplikasi di unit pembangkitan lain.
“Sehingga pemanfaatan FABA bukan saja menjadi produk konstrusi, namun juga sebagai sumber daya baru untuk pertanian dan mendukung ketahanan pangan,” ujar Ruly melalui keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).
Melalui pemanfaatan FABA UP Pacitan, tercatat total lahan di Desa Cokro Kembang dan lahan milik Kodim 0801 Pacitan yang mendapatkan Kompos FABA mencapai 6,5 hektare.
Baca Juga: PHI Perkuat Budaya Keselamatan Migas Lewat Program Full Cycle Observation di Kalimantan
“Total kompos FABA yang telah kami olah dan manfaatkan mencapai 3,5 ton,” ujar Senior Manajer UP Pacitan, Munif.
Kegiatan pemanfaatan kompos FABA melibatkan petani binaan di Kecamatan Ngadirojo dan Kodim 0801 Pacitan, difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat.
Hasil uji awal menunjukkan peningkatan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman hingga 15–20% dibandingkan dengan lahan kontrol non-FABA.
Baca Juga: TASPEN Perluas Kanal Pengaduan Resmi untuk Permudah Akses Peserta
Pemanfaatan FABA menjadi wujud nyata dukungan PLN Nusantara Power terhadap implementasi Permen LHK No. 21 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Limbah Non-B3, yang memberikan peluang bagi industri untuk memanfaatkan FABA secara aman dan produktif.
Sebelum untuk pupuk organo-mineral, PLN Nusantara Power telah berinovasi dalam pengelolaan lingkungan melalui berbagai program eco-innovation di seluruh unit pembangkit, seperti pemanfaatan FABA untuk bahan bangunan dan paving block.***
Artikel Terkait
Asa Bergending, Wujud Kepedulian PLN NP UP Gresik Terhadap Pemberdayaan Kelompok Rentan
Dorong Ekonomi Hijau Daerah, PLN NP Gandeng Kabupaten Gunung Mas dan PLN EPI
Lanjutkan Program PLN NP Class, PLN NP Perpanjang Kolaborasi dengan Pemprov Jatim Hingga Lima Tahun ke Depan
PLN NP Perkuat Ketahanan Peternakan dengan Edukasi Biosecurity di PLTU Tanjung Awar-awar
Konservasi PLTA Berbasis AI, Program Unggulan PLN NP Raih Lestari Award 2025