Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat volume angkutan batu bara mencapai 47.775.610 ton sepanjang Januari–Oktober 2025.
Angka ini naik 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 45.789.828 ton.
Selama periode yang sama, angkutan batu bara ini juga menyumbang 83% dari total angkutan barang KAI yang mencapai 57.556.900 ton.
Baca Juga: Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 Terima 2.685 Karya, Siap Beradu dalam Tahap Seleksi
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa batu bara menjadi komoditas penting untuk pasokan energi nasional, khususnya bahan baku PLTU di Jawa dan Bali yang menyuplai listrik ke rumah tangga, industri, hingga fasilitas publik.
"Batu bara ini sebagian besar digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa dan Bali, yang menyuplai listrik ke rumah tangga, menghidupkan fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, kantor, pusat perbelanjaan, serta mendukung industri dan usaha kecil di seluruh Indonesia," ujar Anne.
Dengan semakin meningkatnya volume angkutan, KAI terus memperkuat layanan logistik yang efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Kreatif dan Berkelanjutan, PT TIMAH Tbk Ubah Knalpot Ilegal Jadi Rumpon Ramah Lingkungan
Sejak Februari 2025, seluruh lokomotif KAI telah menggunakan Biosolar B40, sebagai langkah nyata menuju transportasi rendah emisi.
"Penggunaan B40 mendukung angkutan kereta api sebagai pilihan logistik yang lebih ramah lingkungan, dengan emisi yang lebih rendah dan tingkat biodegradasi yang tinggi," tambah Anne.
Untuk mendukung target pertumbuhan 15% angkutan barang pada 2029, KAI juga tengah mengembangkan Terminal Tarahan II dan fasilitas bongkar-muat di Kertapati.
Baca Juga: Menuju Zero Waste, AdMedika Gandeng Waste4Change Kelola Sampah Kantor
Pengembangan tersebut akan menambah kapasitas logistik nasional secara signifikan.
Dengan langkah strategis ini, KAI menegaskan perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat sistem logistik berkelanjutan di Indonesia.***
Artikel Terkait
KAI Perkuat Peran Stasiun Semarang Tawang sebagai Simpul Heritage dan Konektivitas Modern
KAI Services Berdayakan Lebih dari 35 UMKM, Catat Transaksi Rp61,5 Miliar hingga September 2025
KAI Tambah Perjalanan Kereta untuk Dukung Mobilitas dan Wisata di Bulan November 2025
Inovasi Layanan Terbaru, KAI Services Hadirkan Mesin Sweeper Canggih untuk Maksimalkan Operasional Kebersihan
KAI Services Dukung Transformasi Wajah Baru Stasiun Tanah Abang: Modern, Nyaman, dan Berkelas