Hingga Oktober 2025, KAI Temukan 11.670 Barang Senilai Rp12,88 Miliar

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 20 November 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi. Sepanjang Januari-Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812.
Ilustrasi. Sepanjang Januari-Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812.

Kabar BUMN - Sepanjang Januari-Oktober 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812.

Dari jumlah tersebut, 3.819 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, dan perhiasan.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

Baca Juga: Pertamina Tegaskan Komitmen Pelestarian Alam Nusantara dalam Forum COP30 Brasil

“KAI meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Anne di Jakarta.

Pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121.

Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian.

Baca Juga: Pertamina Hadirkan Kebahagiaan bagi 6.000 Motoris Lewat Layanan Ganti Oli Gratis

Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun.

Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Baca Juga: Kolaborasi Strategis PERURI–BPS untuk Penguatan Ekosistem Data Nasional

Menjelang masa angkutan Nataru, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Anne.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini