Kementerian ESDM Mengesahkan RUPTL PLN Batam 2023-2032

Photo Author
Winda Wahdania, Kabar BUMN
- Sabtu, 27 Mei 2023 | 16:15 WIB
Kementerian ESDM Mengesahkan RUPTL PLN Batam 2023-2032 (Plnbatam.com)
Kementerian ESDM Mengesahkan RUPTL PLN Batam 2023-2032 (Plnbatam.com)

Kabar BUMN - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mengesahkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN Batam 2023-2032 guna meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik.

Dimana Batam merupakan salah satu wilayah yang disetujui oleh pemerintah untuk dilakukan penambahan kapasitas pembangkit, hal itu tentu sesuai dengan "social development goals" dalam upaya pemerataan energi di Tanah Air.

Dalam RUPTL 2023-2032, PT PLN Batam memproyeksikan kebutuhan tenaga listrik 10 tahun ke depan meningkat dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 6 persen per tahun.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Pikiran Negatif dan Stres yang Bisa Anda Lakukan

PT PLN Batam juga memastikan upaya pemulihan pembangkit listrik di salah satu pembangkit swasta atau "Independent Power Producer" (IPP) di Batam, tidak akan mengganggu pelayanan listrik bagi masyarakat umum.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Hamidi Hamid mengatakan, perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) milik Dalle Energi Batam (DEB) Unit 2 Panaran yang berkapasitas 38 megawatt (MW) akan memakan waktu kurang lebih lima hari.

“Pada tanggal 25 Mei ditemukan gangguan setelah dilakukan pemeriksaan dan inspeksi PLTGU DEB 2 Panaran. Saat ini PLN Batam terus bekerja sama dengan PT Dalle Energi Batam untuk mengupayakan percepatan perbaikan. Upaya pemulihan pembangkit yang sedang dilakukan saat ini tidak akan mengganggu pelayanan listrik bagi masyarakat umum,” ujar Hamidi, dikutip Kabar BUMN dari Antara News Sabtu 27 Mei 2023.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Yogyakarta, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan yang Nyaman

Sebagai upaya yang dilakukan, ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan langkah cepat untuk berkolaborasi dengan para pelanggan "captive power" agar mengaktifkan pembangkit yang dimiliki sebagai pasokan cadangan.

Selain itu, kata dia, dalam masa perbaikan tersebut, PLN Batam akan mengoptimalkan pembangkit milik IPP dan semua pembangkit yang ada.

Setelah itu, pihaknya segera mengoperasikan pembangkit sewa sebesar 75 MW, dimana 25 MW diperkirakan beroperasi pada awal Juli dan 50 MW pada September 2023.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Winda Wahdania

Sumber: Nibros Hassani

Tags

Artikel Terkait

Terkini