Kabar BUMN - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan ‘Satelit Merah Putih 2’ untuk mendukung kepentingan strategis bangsa Indonesia, khususnya dalam menghadirkan sistem komunikasi yang andal, aman, dan mampu menjangkau seluruh penjuru Nusantara.
‘Satelit Merah Putih 2’ berperan sebagai tulang punggung komunikasi nasional dengan menyediakan komunikasi yang andal baik di wilayah daratan, perairan, maupun udara di Indonesia.
Dengan cakupan yang menyeluruh dan didukung 5 gateway berlokasi strategis di Indonesia mulai dari Sabang, Lampung, Tarakan, Kupang, dan Jayapura, ‘Satelit Merah Putih 2’ memastikan kedaulatan dan keamanan sistem komunikasi pertahanan.
Baca Juga: Libur Nataru Hemat Naik PELNI Diskon 20 Persen, Berlaku Sampai 17 Januari 2026
Dalam konteks pertahanan nasional, ‘Satelit Merah Putih 2’ memiliki peran krusial dalam mendukung sistem Komando, Kendali, Komunikasi, Intelijen, Pengintaian, dan Pengawasan.
Melalui konektivitas satelit yang aman dan stabil, ‘Satelit Merah Putih 2’ memungkinkan sinkronisasi sistem antar-satuan dalam operasi gabungan, penguatan jaringan antar-pos komando, serta pertukaran data dan komunikasi secara real-time, termasuk integrasi dengan radar dan wahana udara nirawak.
Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf menegaskan bahwa kehadiran ‘Satelit Merah Putih 2’ merupakan wujud kontribusi nyata Telkomsat dalam mendukung kepentingan strategis negara.
Baca Juga: Pertamina Drilling Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang
Disampaaikannya, Satelit Merah Putih 2 dirancang sebagai infrastruktur strategis nasional yang mampu menghadirkan konektivitas aman, andal, dan berkelanjutan.
“Melalui satelit ini, Telkomsat berkomitmen mendukung penguatan sistem pertahanan nasional, khususnya dalam memastikan kesinambungan komunikasi di wilayah perbatasan, perairan, dan area strategis yang membutuhkan keandalan tinggi,” ujar Lukman.
‘Satelit Merah Putih 2’ merupakan satelit nasional yang dibangun oleh Telkomsat dan beroperasi di slot orbit 113° Bujur Timur milik Indonesia. Posisi orbit tersebut sangat ideal bagi wilayah Indonesia karena berada di rentang tengah wilayah Indonesia.
Baca Juga: Pelita Air Datangkan Airbus A320 ke-16 di Hari Natal 2025, Siap Perkuat Layanan Penerbangan Nataru
‘Satelit Merah Putih 2’ juga dioperasikan sepenuhnya oleh tenaga ahli Telkomsat dari Stasiun Pengendali Satelit Utama Cibinong, Stasiun Pengendali Satelit Backup Banjarmasin, serta Stasiun Pengendali Transmisi Bogor, menegaskan kemandirian nasional dalam pengelolaan infrastruktur strategis.
Dengan dukungan pita frekuensi C-Band dan Ku-Band, daya pancar satelit yang kuat, serta sensitivitas yang tinggi, Satelit Merah Putih 2 menghadirkan efisiensi, layanan yang tahan cuaca, dan keandalan teknis yang optimal untuk kebutuhan komunikasi kritikal.***
Artikel Terkait
Telkomsat Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Tanam 200 Terumbu Karang di Laut Sulawesi
Len Industri dan Telkomsat Tandatangani MoU, Perkuat Sinergi Satelit dan Pertahanan Nasional
Sinergi Telkomsat dan Len Industri untuk Perkuat Pertahanan Nasional dengan Teknologi Satelit
Telkomsat Siapkan Satelit untuk Topang Pemulihan Layanan di Wilayah Indonesia Timur
Telkomsat dan Kemenkes Bersinergi Wujudkan Layanan Kesehatan Digital Berbasis Satelit dan AI di Seluruh Indonesia
Telkomsat Perkuat Dukungan bagi Korban Banjir di Sumatera