Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dukung Pertamina Garap WK Peri Mahakam dan WK East Natuna

Photo Author
Winda Wahdania, Kabar BUMN
- Kamis, 1 Juni 2023 | 09:00 WIB
Pemerintah mendukung pengembangan migas nasional sebagai upaya meningkatkan investor. (phe.pertamina.com)
Pemerintah mendukung pengembangan migas nasional sebagai upaya meningkatkan investor. (phe.pertamina.com)

Kabar BUMN - Pemerintah mendorong PT Pertamina Hulu Borneo bekerja sama dengan mitra Eni Peri Mahakam Ltd. dan PT Pertamina East Natuna untuk berperan aktif mendukung kebutuhan energi nasional serta mengembangkan sektor migas nasional.

Direktur Jenderal Migas, Tutuka Ariadji, menegaskan komitmen Pemerintah mendukung pengembangan migas nasional sebagai upaya meningkatkan investor.

“Pemerintah Indonesia akan terus berupaya mendukung pengembangan kegiatan hulu migas dengan terus melakukan improvement dalam sistem pengelolaan migas sehingga dapat meningkatkan keyakinan investor dalam melakukan investasi,” ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Irak EP (PIREP) Kembali Turun Jalankan Program CSR ‘Food Basket’

Penandatanganan Kontrak Kerja Sama (KKS) Wilayah Kerja (WK) Peri Mahakam dan WK East Natuna dilakukan di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Selasa 30 Mei 2023.

PT Pertamina Hulu Borneo dan PT Pertamina East Natuna merupakan afiliasi yang ditugaskan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) atas pengelolaan masing-masing WK tersebut.

Penandatanganan KKS WK Peri Mahakam dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Hulu Borneo, Chalid Said Salim dan Managing Director Eni Peri Mahakam Ltd., Roberto Daniele, sementara WK East Natuna ditandatangani oleh Direktur PT Pertamina East Natuna, Wisnu Hindadari.

Baca Juga: FMC Disetujui, Telkomsel Fokus Perkuat Bisnis Broadband TelkomGroup

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, mewakili Pemerintah dalam penandatanganan KKS tersebut. Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Migas, Tutuka Ariadji, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Noor Arifin Muhammad, Direktur Utama PHE, Wiko Migantoro, Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis PHE, Danar Dojoadhi, dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia, John Anis.

Kedua KKS tersebut akan berlaku selama 30 tahun dengan menggunakan skema Cost Recovery. Dirjen Migas meminta KKKS menjaga komitmennya dan berperan aktif mendukung kebutuhan energi nasional di masa mendatang.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, juga menyatakan komitmen untuk mendukung percepatan strategi agar proyek berjalan tepat pada waktunya.

"Saya siap untuk mendukung upaya mengelola blok yang hari ini kita tandatangani," tegas Dwi.

Baca Juga: Indofarma dan Quantum Laboratoris Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Produksi dan Pemasaran

Pemerintah telah menetapkan PT Pertamina Hulu Borneo (51%) dan Eni Peri Mahakam Ltd. (49%) sebagai pengelola WK Peri Mahakam yang berlokasi di lepas pantai dan daratan Timur Kalimantan yang meliputi area seluas 7.414,43 km2 dengan total investasi Komitmen Pasti 3 (tiga) tahun pertama masa eksplorasi sebesar US$7,2 juta yang meliputi kegiatan studi G&G, akuisisi dan processing 150 km2 data seismik 3D serta pengeboran 1 (satu) sumur eksplorasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Winda Wahdania

Sumber: phe.pertamina.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini