BSI dan BASE Bersinergi Perluas Pembiayaan Proyek Energi Ramah Lingkungan di Indonesia

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Januari 2026 | 12:30 WIB
BSI gandeng BASE untuk perluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia, dukung transisi rendah karbon dan target Net Zero 2060. (Dok. BSI)
BSI gandeng BASE untuk perluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia, dukung transisi rendah karbon dan target Net Zero 2060. (Dok. BSI)

Kabar BUMN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjalin kerjasama strategis dengan Basel Agency for Sustainable Energy (BASE) untuk memperluas pembiayaan proyek efisiensi energi di Indonesia.

Langkah ini dilakukan melalui penandatanganan MoU sebagai bagian dari komitmen kedua pihak mendukung transisi ekonomi rendah karbon.

Kerjasama ini menggunakan model inovatif yang memadukan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Elnusa Bangun Akses Air Bersih untuk Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumatra

Model Energy Savings Insurance Jadi Strategi Utama

Proyek Efisiensi Energi (EE) yang dikembangkan BSI menggunakan model Energy Savings Insurance (ESI). Model ini memadukan kontrak standar, validasi teknis independen, dan asuransi performa (surety bond).

Melalui ESI, BSI berharap dapat menjadi acuan bagi pengembangan produk pembiayaan hijau dan mendukung implementasi transisi energi rendah karbon di Indonesia.

Baca Juga: Tinggal 1 Hari Lagi! Diskon 20% Tiket Kapal PELNI Masih Bisa Kamu Manfaatkan

“Melalui inisiasi Energy Savings Insurance (ESI) ini, kami harapkan dapat mendukung Indonesia dalam mengimplementasikan transisi ekonomi rendah karbon dan mendukung tercapainya target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060,” ujar Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta.

Konsistensi BSI dalam ESG dan Keberlanjutan

Bob T Ananta menegaskan, “Komitmen ini menandai konsistensi perusahaan untuk mengimplementasikan aspek Environmental, Social, & Governance (ESG) dalam bisnis operasional serta memberikan dampak nyata terhadap pembiayaan berkelanjutan”.

Baca Juga: Liburan Awal Tahun 2026 di Pijar Park Kudus, Wisata Alam Favorit Keluarga

BSI terus mengembangkan berbagai program dan produk ramah lingkungan, termasuk pembiayaan berkelanjutan yang mencapai 24,60% dari total pembiayaan per September 2025, senilai Rp73,16 Triliun.

Selain itu, BSI telah menerbitkan Sukuk Sustainability dua tahap, masing-masing senilai Rp3 Triliun dan Rp5 Triliun pada 2024 dan 2025.

MoU sebagai Langkah Kolaborasi Strategis

Baca Juga: KAI Services dan KAI Logistik Mengoperasikan Gudang Logistik di Cirebon, Perkuat Rantai Pasok Logistik Berkelanjutan

Penandatanganan MoU dilakukan oleh SVP of ESG BSI, Rima Dwi Permatasari, dan Sustainable Finance Senior BASE, Pablo Osés Bermejo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini