PTPN I Produksi CO2 Cair Halal Berkualitas Tinggi dan Bernilai Ekonomi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 30 Januari 2026 | 07:30 WIB
Transformasi gas menjadi cairan ini terjadi di fasilitas CO2 Plant milik PT Enero, anak usaha PTPN I. (DOK. PTPN I)
Transformasi gas menjadi cairan ini terjadi di fasilitas CO2 Plant milik PT Enero, anak usaha PTPN I. (DOK. PTPN I)

Kabar BUMN - PTPN I, melalui anak perusahaannya PT Energi Agro Nusantara (Enero), mengolah gas karbon dioksida (CO2) dari proses fermentasi menjadi CO2 Cair (Food Grade Liquid CO2) di industri bioetanol di Mojokerto, Jawa Timur.

Produk ini menjadi nilai tambah pendapatan sekaligus mengurangi gas CO2 yang terlepas ke lingkungan.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas mengapresiasi upaya manajemen PT Enero yang terus berinovasi menghasilkan produk turunan.

Baca Juga: PHM Salurkan Bantuan Pendidikan Mahakam dan Pendampingan Sarjana Pesisir, Cetak SDM Lokal Unggulan

“Ini merupakan keharusan dalam upaya menciptakan industri ekonomi sirkular sampai zero waste. Ini kebutuhan, bukan sekadar tren,” kata Teddy.

Langkah strategis ini bagian dari visi besar PTPN I untuk menciptakan industri hijau yang nihil limbah (zero waste).

Lebih dari itu, juga meningkatkan profitabilitas melalui diversifikasi produk sampingan (by-product). Inovasi mengkonfirmasi adaptasi perusahaan terhadap tuntutan industri berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga: Dari Simulasi hingga Aksi, PT TIMAH Area Kundur Gelar Lomba Tanggap Darurat 2026

PT Enero memproduksi bioetanol dari molases (tetes tebu), terutama dari PG Gempolkrep, dengan memasang peralatan penangkap raw gas CO2 pada proses fermentasi, yang selanjutnya dikonversi menjadi food grade liquid CO2 berkualitas tinggi dan bernilai ekonomi.

“Kehadiran CO2 Cair halal di PT Enero membuktikan bahwa pengelolaan industri yang ramah lingkungan dapat memberikan dampak finansial yang signifikan bagi perusahaan," tambah Teddy.

Direktur PT Enero Puji Setiyawan menjelaskan, standar kemurnian gas yang dihasilkan Enero telah memenuhi kriteria ketat industri Food and Beverage (F&B).

Baca Juga: DPRD Kukar Tinjau Lapangan SPU, PHM Tegaskan Komitmen Operasi Hulu Migas Berkelanjutan

"Produk kami telah mengantongi sertifikasi halal, menjadikannya pilihan utama bagi industri food and beverages. Kami memastikan standar keamanan pangan tertinggi agar produk ini kompetitif di pasar premium," tambahnya.

Keunggulan kualitas ini mengundang lonjakan permintaan CO2 Cair dari PT Enero, terutama di tengah ketersediaan stok pasar yang cenderung langka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini