Kabar BUMN - Setiap tanggal 14 Februari, banyak orang di berbagai belahan dunia merayakan Hari Valentine sebagai momen untuk mengungkapkan kasih sayang.
Tradisi ini identik dengan bunga, cokelat, kartu ucapan, hingga makan malam romantis.
Namun, di balik perayaan modern tersebut, terdapat sejarah panjang yang berakar dari kisah keagamaan dan budaya Romawi kuno.
Baca Juga: Tetap Fokus Saat Puasa, 6 Tips Agar Tidak Mengantuk di Tempat Kerja
Kisah Santo Valentinus
Asal-usul Hari Valentine paling sering dikaitkan dengan sosok Santo bernama Saint Valentine. Ia diyakini hidup pada abad ke-3 di wilayah Kekaisaran Romawi.
Menurut legenda populer, Valentine dihukum mati karena menentang kebijakan Kaisar yang melarang pernikahan bagi para prajurit muda.
Larangan tersebut disebut-sebut dikeluarkan oleh Emperor Claudius II yang percaya bahwa pria lajang adalah tentara yang lebih baik dibandingkan mereka yang telah menikah.
Baca Juga: Tetap Fokus Saat Puasa, 6 Tips Agar Tidak Mengantuk di Tempat Kerja
Valentine tetap menikahkan pasangan muda secara diam-diam karena meyakini pentingnya cinta dan komitmen. Akibat tindakannya itu, ia dipenjara dan akhirnya dihukum mati pada 14 Februari.
Penetapan Tanggal 14 Februari
Pada akhir abad ke-5, Paus Pope Gelasius I secara resmi menetapkan 14 Februari sebagai hari peringatan Santo Valentine. Penetapan ini juga diyakini berkaitan dengan upaya Gereja untuk menggantikan festival Romawi kuno yang dirayakan pada pertengahan Februari.
Baca Juga: Sahur Anti Kesiangan, Terapkan Cara-cara Berikut Agar Tidak Telat Bangun
Festival tersebut berlangsung di wilayah Roman Empire dan dikenal sebagai perayaan kesuburan. Seiring waktu, makna religius peringatan Santo Valentine bertransformasi dan bercampur dengan tradisi budaya yang berkembang di masyarakat.
Dari Religi ke Romantis
Perubahan makna Hari Valentine menjadi perayaan cinta romantis mulai terlihat pada Abad Pertengahan. Salah satu tokoh yang berperan dalam mempopulerkan asosiasi 14 Februari dengan cinta adalah penyair Inggris, Geoffrey Chaucer.
Dalam karya puisinya, ia mengaitkan Hari Santo Valentine dengan musim kawin burung, yang kemudian diasosiasikan dengan cinta dan pasangan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
6 Ide Ngedate Romantis, Cara Spesial Rayakan Valentine Bareng Pasangan
Februari Penuh Pesona: Kawasan ITDC Hadirkan Program Spesial Valentine & Imlek
Contoh 15 Ucapan Hari Valentine Paling Romantis untuk Pasangan, Simpel tapi Bikin Hati Meleleh
Valentine Anti Mainstream? Coba Couple Date Museum di TMII
Siap-Siap Jam 15.00 WIB! Flash Sale DAMRI Valentine dengan Potongan Hingga 70%