Candi Borobudur Dipadati Pengunjung Saat Lebaran, Wisata Sejarah Jadi Primadona

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 29 Maret 2026 | 18:30 WIB
Tak hanya megah, Borobudur juga ramai saat Lebaran. Wisata sejarah terasa makin berwarna dengan berbagai aktivitas menarik. (Unsplash/Eugenia Clara)
Tak hanya megah, Borobudur juga ramai saat Lebaran. Wisata sejarah terasa makin berwarna dengan berbagai aktivitas menarik. (Unsplash/Eugenia Clara)

Kabar BUMN - Candi Borobudur menjadi salah satu destinasi favorit selama libur Lebaran 2026.

Kawasan candi terlihat ramai dipadati ribuan wisatawan dari berbagai daerah, termasuk pengunjung mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan sekaligus nilai sejarahnya.

Sepanjang periode libur, arus kunjungan terus meningkat.

Baca Juga: Komitmen PT TIMAH Hadirkan Ruang Hijau, Tins Green Garden Foresttree Jadi Favorit Warga

Direktur Komersial InJourney Destination Management Gistang Richard Panutur mengatakan lonjakan kunjungan sudah terlihat sejak awal periode libur Lebaran yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 29 Maret 2026.

Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada 22–24 Maret.

“Per kemarin jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 7.900 orang yang masuk ke kawasan Borobudur. Target kami selama 10 hari libur Lebaran sekitar 83.000 pengunjung, dengan rata-rata harian berkisar 7.000 hingga 8.500 orang,” ujar Gistang saat ditemui Senin (23/3/2026).

Baca Juga: Magang Digital Marketing di BUMN Perfilman, Kesempatan Bangun Portofolio Kreatif!

Pengunjung umumnya datang bersama keluarga atau rombongan untuk berwisata sekaligus mengabadikan momen di situs warisan dunia ini.

Untuk menjaga kenyamanan, pengelola melakukan berbagai penyesuaian layanan.

Fasilitas prioritas disiapkan bagi kelompok tertentu seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas agar tetap bisa menikmati kawasan dengan aman.

Baca Juga: Lonjakan Arus Balik, PELNI Sudah Angkut 153 Ribu Penumpang

Tidak hanya itu, pengalaman wisata juga dibuat lebih lengkap dengan hadirnya Pasar Medang yang menawarkan aneka kuliner tradisional.

Wisatawan bisa beristirahat sambil mencicipi makanan khas lokal setelah berkeliling area candi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Sumber: injourneydestination.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini