Bahas Tantangan Geopolitik Global, Dirut PT Dahana Jadi Pembicara di Sesko TNI

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Mei 2026 | 17:45 WIB
Dirut PT Dahana Hary Irmawan menjadi pembicara di Sesko TNI dan membahas penguatan industri pertahanan nasional di tengah tantangan geopolitik global. (Dok. DAHANA)
Dirut PT Dahana Hary Irmawan menjadi pembicara di Sesko TNI dan membahas penguatan industri pertahanan nasional di tengah tantangan geopolitik global. (Dok. DAHANA)

Kabar BUMN - Direktur Utama Hary Irmawan menjadi salah satu pembicara dalam Diskusi Panel Pendidikan Reguler ke-55 (Dikreg LV) Sesko TNI yang digelar di Bandung pada Jumat, 8 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, PT Dahana sebagai bagian dari holding industri pertahanan Defend ID memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara yang membahas penguatan sektor pertahanan nasional.

Diskusi panel tahun ini mengangkat tema “The Strategic Role of the Defense Industry in Addressing Current Global Geopolitical and Geostrategic Developments to Support Indonesia’s Defense Readiness.”

Baca Juga: Tingkatkan Pemahaman Kurban, PT Bukit Asam Adakan Sharing Session dan Praktik Penyembelihan

Tema tersebut menyoroti pentingnya memperkuat industri pertahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Kegiatan ini menghadirkan seluruh CEO yang tergabung dalam Holding Industri Pertahanan Defend ID sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antara industri pertahanan nasional dengan para pemangku kepentingan strategis guna mendukung kesiapan pertahanan negara sekaligus mendorong kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Hary Irmawan memaparkan makalah berjudul “Development of Energetic Materials for National Defense Self-Reliance.”

Baca Juga: Kalimantan Bersiap Punya Kereta Api Pertama, Kaltara Siapkan Jalur Strategis hingga Terkoneksi ke IKN

Presentasi tersebut menekankan pentingnya penguasaan teknologi bahan energetik sebagai salah satu komponen strategis untuk mendukung kesiapan pertahanan nasional serta memperkuat industri pertahanan domestik.

“Penguasaan teknologi bahan energetik merupakan faktor utama dalam mendukung kemandirian industri pertahanan nasional."

"PT Dahana terus berupaya memperkuat kemampuan nasional melalui inovasi, pengembangan teknologi, dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak,” kata Hary Irmawan.

Baca Juga: Hary Irmawan Jadi Pemateri Sesko TNI, Bahas Tantangan Geopolitik Dan Industri Pertahanan

Selain fokus pada pengembangan teknologi, PT Dahana juga terus mendorong penguatan kolaborasi antara industri pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah, akademisi, hingga lembaga riset untuk mempercepat penguasaan teknologi strategis nasional.

Keikutsertaan perusahaan dalam Diskusi Panel Pasis Dikreg LV Sesko TNI tahun akademik 2026 menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan pertahanan negara melalui pengembangan teknologi strategis dan peningkatan kemandirian industri pertahanan Indonesia. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini