Kalimantan Bersiap Punya Kereta Api Pertama, Kaltara Siapkan Jalur Strategis hingga Terkoneksi ke IKN

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 10 Mei 2026 | 16:00 WIB
Pemprov Kaltara siapkan pembangunan kereta api pertama di Kalimantan dengan investasi Rp25 triliun dan target terhubung ke IKN. (DOK. KAI)
Pemprov Kaltara siapkan pembangunan kereta api pertama di Kalimantan dengan investasi Rp25 triliun dan target terhubung ke IKN. (DOK. KAI)

Kabar BUMN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mulai mematangkan rencana pembangunan jaringan kereta api pertama di Pulau Kalimantan.

Proyek besar ini diproyeksikan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan utara Kalimantan.

Rencana tersebut juga mendapat perhatian karena tidak hanya akan melayani wilayah Kaltara, tetapi berpotensi tersambung hingga ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Dengan dukungan investor dan pemerintah pusat, proyek ini diharapkan bisa segera memasuki tahap realisasi.

Baca Juga: BTN Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Posisi dan Syaratnya

Jalur Awal Akan Hubungkan Tiga Wilayah di Kaltara

Tahap awal pembangunan kereta api direncanakan menghubungkan Kabupaten Malinau, Tana Tidung, hingga Tanjung Selor di Kabupaten Bulungan. Jalur ini dipilih karena dinilai strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi barang di Kalimantan Utara.

Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan komunikasi intensif dengan investor nasional yang disebut memiliki minat serius untuk menggarap proyek tersebut. Nilai investasi awal yang disiapkan mencapai Rp25 triliun untuk pembangunan tahap pertama.

Baca Juga: PT TIMAH Bantu Kelompok Rebana AS-Saaddah demi Menjaga Warisan Budaya Lokal

Pemprov Kaltara optimistis proyek dapat segera berjalan karena proses pembahasan dengan calon investor menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah bahkan menargetkan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bisa dilakukan dalam tahun ini.

Berpotensi Terhubung hingga Malaysia dan Brunei

Selain menghubungkan wilayah di Kaltara, jaringan kereta api ini juga diproyeksikan memiliki cakupan yang lebih luas di masa depan. Jalur tersebut berpotensi terkoneksi dengan berbagai wilayah lain di Pulau Kalimantan hingga lintas negara menuju Brunei Darussalam dan Malaysia.

Baca Juga: Lebih dari 460 UMKM Berkembang di Rest Area Jalan Tol Trans Sumatera

Rencana konektivitas ini dinilai dapat memperkuat posisi Kalimantan sebagai kawasan strategis baru, terutama setelah pembangunan IKN terus berjalan.

Kehadiran transportasi berbasis rel dianggap mampu mendukung distribusi logistik yang lebih efisien dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Pemerintah daerah berharap jaringan kereta api nantinya dapat menjadi bagian dari sistem transportasi terintegrasi di Kalimantan, bukan sekadar proyek regional untuk Kaltara saja.

Baca Juga: Panduan Membeli Hewan Kurban, Perhatikan 7 Hal Berikut

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini