Sayangnya, masih banyak orang yang mengabaikan tanda-tanda kerusakan instalasi listrik.
Padahal, gangguan kecil seperti kabel rusak atau stopkontak panas bisa berkembang menjadi korsleting hingga memicu kebakaran.
Untuk menghindari risiko tersebut, kamu perlu mengetahui ciri-ciri instalasi listrik yang mulai bermasalah.
Baca Juga: Lowongan Magang PT PFN 2026 Cocok untuk yang Suka Desain dan Media Sosial
Tanda Instalasi Listrik di Rumah Mulai Bermasalah
Ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda instalasi listrik sudah tidak aman digunakan, antara lain:
- Kabel atau soket mulai rusak dan terkelupas
- Sambungan kabel terlihat tidak rapi
- Stopkontak atau sakelar sering tidak berfungsi
- Tegangan listrik tidak stabil
- Muncul bunyi aneh dari instalasi listrik
- Tercium bau seperti kabel terbakar
- Tidak terdapat sistem pengaman seperti MCB atau ELCB
- Stopkontak, kabel, atau sakelar terasa panas saat digunakan
Tanda-tanda tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan instalasi listrik bisa berdampak pada perangkat elektronik hingga membahayakan penghuni rumah.
Baca Juga: PT PAL Indonesia Dorong Penguatan SDM Maritim Nasional dalam Dies Natalis ke-25 SMK Teknik PAL
Penyebab Korsleting yang Sering Terjadi
Korsleting listrik dapat dipicu oleh berbagai faktor yang sering ditemukan di lingkungan rumah.
Salah satunya adalah kabel yang rusak akibat digigit tikus atau hewan lain. Selain itu, kondisi lembap atau air yang mengenai instalasi listrik juga dapat menyebabkan arus listrik keluar dari jalurnya.
Baca Juga: Cara Mudah ke Bandara YIA dari Kota Jogja, Naik DAMRI Bisa Langsung Sampai
Beberapa penyebab korsleting lain yang umum terjadi meliputi:
- Sambungan stopkontak atau sakelar longgar
- Peralatan listrik yang sudah tua atau rusak
- Selubung kabel yang mulai terkelupas
- Paku atau sekrup mengenai kabel tersembunyi di dalam dinding
- Lonjakan arus akibat penggunaan listrik berlebihan
Ketika korsleting terjadi, kabel bisa menjadi sangat panas dan memicu percikan api. Risiko sengatan listrik hingga kebakaran rumah pun dapat meningkat apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani.
Baca Juga: Sate Lewat Dulu, Ini Inspirasi Daging Kurban yang Lebih Kekinian
Pentingnya Menggunakan Sistem Pengaman Listrik
Penggunaan sistem pengaman seperti MCB dan ELCB sangat penting untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan listrik di rumah. Komponen ini berfungsi memutus aliran listrik secara otomatis ketika terjadi gangguan pada instalasi.
Dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta, Toto Sukisno menjelaskan bahwa kebocoran isolasi listrik sebenarnya dapat dideteksi dengan pemasangan ELCB.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Fakta di Balik Kode 09 Meteran Listrik, PLN Beri Penjelasan
11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026, PLN EPI: LNG Jadi Pilar Transisi Energi Nasional
Hari Keanekaragaman Hayati, PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang di Pesisir Lombok
PLN Dorong Transformasi Human Capital Adaptif untuk Hadapi Tantangan Bisnis Global
PLN Luncurkan Green Future Powered Today, Tingkatkan Pengalaman Naik Transportasi Publik Listrik