Kinerja Meningkat, Setoran PT TIMAH ke Negara Tembus Rp1,624 Triliun

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 19 Mei 2026 | 15:00 WIB
Kontribusi PT TIMAH ke negara melonjak 106,9 persen pada 2025 menjadi Rp1,624 triliun, didorong peningkatan kinerja dan laba bersih perusahaan. (Dok. PT Timah)
Kontribusi PT TIMAH ke negara melonjak 106,9 persen pada 2025 menjadi Rp1,624 triliun, didorong peningkatan kinerja dan laba bersih perusahaan. (Dok. PT Timah)

Kabar BUMN - Kontribusi PT TIMAH terhadap penerimaan negara mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.

Anggota holding industri pertambangan MIND ID tersebut mencatat kontribusi sebesar Rp1,624 triliun dalam bentuk pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Angka tersebut melonjak hingga 106,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, perusahaan mencatat kontribusi terhadap negara sebesar Rp855,044 miliar, sehingga kenaikan pada 2025 menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan.

Baca Juga: RSUD Baru dengan Fasilitas Lengkap Dibangun di Maluku, Hutama Karya Dukung Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

Kontribusi pajak dan PNBP yang disetorkan perusahaan berasal dari berbagai komponen.

Di antaranya mencakup pajak penghasilan badan, pajak pertambahan nilai (PPN), pajak bumi dan bangunan (PBB), royalti, bea ekspor, hingga iuran produksi yang wajib dipenuhi sebagai pemegang izin usaha pertambangan.

Peningkatan kontribusi tersebut sejalan dengan membaiknya performa perusahaan selama 2025. PT TIMAH tercatat berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun pada tahun tersebut.

Baca Juga: Lika-liku Kehidupan dan Perjuangan Bapak Kebangkitan Nasional di Museum Dr Soetomo

Kenaikan kontribusi kepada negara ini juga memperlihatkan komitmen perusahaan dalam mendukung pendapatan negara. Di sisi lain, PT TIMAH terus memperkuat perannya sebagai salah satu entitas strategis nasional di sektor pertambangan timah.

Sekretaris Perusahaan PT TIMAH, Ruddy Nursalam, mengatakan bahwa PT TIMAH tidak hanya berfokus pada pengelolaan dan produksi mineral strategis, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas perusahaan dapat memberikan manfaat nyata serta kontribusi bagi negara.

“Kontribusi melalui pajak dan PNBP mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dikembalikan kepada masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga: Kinerja Tahun 2025 Membaik, Setoran Pajak dan PNBP PT TIMAH Mencapai Rp1,624 Triliun

Ia menambahkan bahwa sebagai perusahaan tambang milik negara, PT TIMAH memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga kontribusi terhadap penerimaan negara melalui pajak dan PNBP guna mendukung pembangunan nasional.

Selain meningkatkan kinerja bisnis, perusahaan juga terus memperkuat kepatuhan serta efektivitas pengelolaan keuangan perusahaan. Langkah tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip Good Mining Practice dan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

Tak hanya fokus pada aspek bisnis, PT TIMAH juga terus menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Perusahaan turut mengembangkan program pemberdayaan masyarakat serta penguatan UMKM sebagai bagian dari komitmen menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini