trending

Mendunia, Standarisasi Produksi Kopi Arabika Ijen di Kebun PTPN Group Diperhatikan

Selasa, 20 Juni 2023 | 11:00 WIB
Panen raya kopi arabika PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII di Kebun Kalisat Jampit, Kecamatan Ijen, Bondowoso. (holding-perkebunan.com)

Kabar BUMN – Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kegiatan panen raya kopi arabika PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII di Kebun Kalisat Jampit, Kecamatan Ijen, Bondowoso.

Kunjungan ke salah satu anak usaha Holding Perkebunan Nusantara ini dilakukan beberapa waktu lalu atau tepatnya pada 16 Juni 2023, dilansir Kabarbumn.com dari website holding-perkebunan.com.

Total areal tanaman kopi arabika Ijen memiliki luas 3.310 hektar, dan diprediksi akan menghasilkan produksi sebanyak 1.300 ton green bean kopi di panen raya tahun ini.

Baca Juga: Lokasi Pelayanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini, 20 Juni 2023

Dalam kegiatan ini, Pahala memastikan budidaya Kopi Ijen yang dilakukan PTPN XII sesuai dengan standar Good Agricultural Practices (GAP). Ia juga menekankan bahwa pengolahan pasca panen perlu menjaga standar GAP agar mampu bersaing secara global.

Socioforest adalah salah satu upaya strategis Kementerian BUMN dalam hal pengembangan kawasan produktif di sektor pangan, dan membangun ekosistem agroforestry, ” ucap Pahala.

Khofifah juga turut mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong intensifikasi sektor perkebunan dari hulu hingga hilir mulai dari tanam, petik, olah, kemas, dan jual.

Baca Juga: The Uncanny Counter 2 Siap Tayang, Catat Tanggal Rilis Perdananya

“Jawa Timur kaya akan potensi sektor perkebunannya. Kita punya kopi, cokelat, karet dan macam-macam. Khusus kopi, produksi kopi kita cukup besar dan berkualitas. Maka potensi itu perlu kita maksimalkan,” ungkapnya.

Nama Kopi Ijen sendiri telah menjadi legenda di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur dan dibudidayakan di ketinggian 1.000 hingga 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl) sejak abad ke-18.

Kopi jenis ini memiliki tingkat keasaman yang rendah dan memiliki sedikit rasa kacang-kacangan dan cokelat. Sehingga, ini menjadi favorit sebagian pecinta kopi di Indonesia, bahkan dunia dengan brand Java Coffee.

Baca Juga: Resmi, PNM Umumkan Jajaran Komisaris dan Dewan Direksi Baru

Selain itu, Kopi Ijen telah diekspor oleh PTPN XII ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, negara-negara di Eropa Barat, Skandinavia, dan Timur Tengah.

“Tentunya, PTPN Group tidak hanya berupaya menjaga kualitas produk Kopi Ijen dengan standar internasional, tetapi juga turut memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar,” ujar Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani.

Halaman:

Tags

Terkini