Kabar BUMN - Pemerintah Indonesia akan menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp7 juta bagi masyarakat yang mau melaukan konversi motor BBM miliknya menjadi motor listrik.
Hal ini merupakan langkah Pemerintah Indonesia untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Indonesia menargetkan transisi energi dan pengurangan emisi sebesar 31,89% pada 2030 atau 43,2% dengan dukungan internasional.
Baca Juga: Mudah Banget, Ini 5 Cara Rawat Motor Listrik Agar Tak Cepat Rusak
Saat ini, sektor transportasi masih menjadi pengguna energi terbesar yakni, sebesar 42%.
Dimana sebagian besar berasal dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM) impor.
Pada 2020, Indonesia mengimpor bahan bakar sebesar 61 juta barrel minyak atau setara pengeluaran devisa 2,7 Miliar USD atau setara Rp 40 Triliun.
Baca Juga: Konversi Motor BBM Jadi Motor Listrik, Keahlian Baru dari Program Pelatihan TJSL PLN
Salah satu upaya untuk menurunkan impor BBM tersebut adalah dengan menggalakkan penggunaan kendaraan listrik.
Melalui percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), diharapkan bisa mempercepat peralihan kendaraan BBM ke kendaraan listrik.
Baik dengan membeli kendaraan baru atau melakukan konversi kendaraan BBM ke listrik.
Baca Juga: Sinergi BUMN Luncurkan Website Motor Listrik
Program konversi kendaraan BBM ke listrik tersebut diharapkan dapat mengurangi emisi karbon.
Selain itu, program tersebut juga bisa meningkatkan ketahanan energi nasional karena dapat mengurangi ketergantungan pada BBM impor.