Untuk sektor telekomunikasi, lanjutnya, belanja komunikasi dan data masyarakat akan tumbuh tahun ini, apalagi ditambah tuntutan layanan 5G di kota-kota besar.
Robertus mengamati Mitratel sebagai pemimpin di sektornya karena memiliki menara terbanyak di Asia Tenggara.
Baca Juga: FMC Disetujui, Telkomsel Fokus Perkuat Bisnis Broadband TelkomGroup
“Oleh karena itu, Mitratel berpotensi membelanjakan modal belanja (capex) untuk menambah tower,” ucap Robertus.
Hal ini diyakini berdampak terhadap pertumbuhan keuangan MTEL di tahun 2023.
Pendapatan Mitratel di tahun ini, lanjut Robert, diestimasikan senilai Rp8,59 triliun, laba bersih Rp2,08 triliun dan EBITDA Rp6,82 triliun serta hasil dividen yang dipatok mencapai 2,3 persen.
Baca Juga: Hasil RUPST Telkom 2022, Telkomsel Fokus Perkuat Bisnis Broadband TelkomGroup